Keteguhan hati seorang ayah yang luar biasa

|| || || Leave a comments

Kisah ini hanyalah kutipan dari sebuah Inspirasi saya, dimana banyak blogger yang menulis artikel untuk memperingati hari Ayah. Kemungkinan niat dan tujuan dari sebagian dari mereka adalah dengan tulus mengajak dan memberitahukan kepada kita semua yang saat ini jauh dari Ayah, jarang bertemu dengan Ayah, bahkan sering tidak perduli kepadanya. Ayo...!!! saya mengajak sahabat semua pecinta dihari yang berbahagia ini, hari dimana hanya milik seorang Ayah, dengan keteguhan hati dan dengan rasa bangga, mari kita bersama-sama ucapkan "Aku Cinta Ayah".

Mengapa aku harus menyatakan rindu pada saat ini, karena jika aku mengucapkan kata "Kangen", pasti tak akan pernah lagi aku merasakan kehadirannya di sampingku, tak akan lagi merasa kecup sayangnya, tak akan pernah terdengar lagi suara lembutnya memanggil "Nak" saat air mataku berlinang, tak akan ada lagi tempat untukku bersandar saat aku berharap mendapat perlindungan, karena nama Ayah telah terpahat di batu nisan untuk selamanya di sisi Tuhan. Sekarang dan selamanya, aku hanya bisa mengenang kata-kata dan nasihat Ayah dulu, hanya bisa berharap agar Tuhan menyampaikan rasa rindu ini kepada Ayah melalui doa, dan menuliskan coretan kecil ini untuk semua sahabat yang bahagia karena masih bisa melihat senyuman Ayah dengan kisahku - Keteguhan Hati Seorang Ayah, semoga kisah ini dapat membuat semua sahabat lebih menyayangi Ayah setelah membaca kisah singkat dariku ini.

Pada suatu hari, ada seorang gadis kecil yang tanpa sengaja melihat ayahnya sedang menyeka wajahnya yang mulai berkerut, dengan tubuh yang dulu kuat kini mulai membungkuk dan disertai dengan suara batuk. Gadis kecil itu bertanya pada ayahnya dengan santai setelah pulang dari tempat kerja: "Ayah, mengapa wajah dan tubuh ayah semakin berubah menjadi tua?" Dengan senyum lembut, ayahnya hanya menjawab: "Karena aku seorang laki-laki, Nak."

Gadis kecil itu terdiam dan memikirkan jawaban ayahnya, lalu ia bergumam: "Aku tidak mengerti apa yang ayah maksud." Mendengar jawaban yang membingungkan dari ayahnya, gadis kecil itu semakin penasaran. Ayahnya hanya tersenyum dan mengelus kepala gadis kecil tersebut, kemudian ia berkata: "Anakku, kamu masih belum mengerti tentang laki-laki," dengan harapan mendapat jawaban yang jelas, namun justru membuat gadis kecil semakin bingung.

Karena penasaran dengan jawaban ayahnya, gadis kecil itu akhirnya mendekati ibunya dan bertanya: "Ibu, mengapa wajah dan tubuh ayah semakin berubah, tapi ayah tak pernah mengeluh?" Ibunya menjawab dengan lembut: "Anakku tersayang, jika seorang laki-laki bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keluarganya, hal itu memang akan terjadi." 

Anak perempuan tersebut tumbuh dewasa namun masih dihantui oleh pertanyaan yang tak terjawab. Suatu malam, dalam mimpinya, ia mendengar suara lembut namun jelas menjawab segala keraguan yang menghantuinya. Suara itu mengatakan, "Segala pertanyaanmu akan terjawab saat waktunya tiba, percayalah dan teruslah berjalan."

Di dalam mimpi seorang gadis, ketika seorang ayah lahir ke dunia ini, pada saat yang sama aku menciptakan bahunya yang kuat dengan otot yang kokoh untuk membanting tulang demi memberi kehidupan kepada seluruh keluarganya. Aku juga menciptakan kegagahannya agar cukup tangguh dalam melindungi keluarganya.

Aku memberikan keinginan padanya agar selalu berjuang untuk mencari rezeki dan sesuap nasi yang berasal dari keringatnya sendiri, agar keluarganya tidak terlantar, meskipun seringkali dia mendapat celaan dari anak-anaknya.

Aku memberikan keberanian dan kekuatan mental yang akan membuatnya tidak pernah menyerah, meskipun dia merelakan kulitnya terbakar terik matahari demi keluarganya, dia rela badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan diterpa angin, dia rela tenaganya terkuras hanya demi keluarganya, dan dia tidak pernah lupa bahwa ada yang menantikan kedatangannya dengan harapan atas hasil jerih payahnya.

Aku memberikan kegigihan dan ketegasan untuk tetap berjuang dalam segala kondisi demi mencintai dan mengasihi keluarganya, walaupun terkadang hatinya terluka oleh anak-anaknya. Perasaannya memberikan perlindungan dan keamanan ketika anak-anaknya tertidur nyenyak, serta memberikan kenyamanan agar anak-anaknya saling menyayangi.

Aku memberikan kerutan di wajahnya sebagai bukti bahwa seorang lelaki selalu berusaha keras untuk mencari cara agar keluarganya hidup bahagia, dan tubuhnya yang terbungkuk menunjukkan bahwa sebagai pilar keluarga, ia selalu berjuang keras dengan segala tenaga, perasaan, dan keuletannya demi keluarganya.

Ketika aku menciptakan seorang lelaki, aku juga menciptakannya sebagai pemimpin keluarga dan tiang penyangga keluarga, yang akan selalu menjaga agar keluarganya merasa aman, damai, teduh, dan dilindungi dari segala musibah yang mungkin menimpa mereka.

Kemudian gadis itu terbangun dan segera mengambil air wudhu, berlutut, dan berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu, dengan perasaan bersalah atas beban kesalahan yang mungkin pernah dia lontarkan pada ayahnya, gadis itu menuju kamar ayahnya. Saat melihat ayahnya sedang sholat dan berdoa, gadis itu merunduk, mencium tangan ayahnya, dan berkata, "Aku sudah mendengar, mengerti, dan merasakan bebanmu, ayah!" Kemudian ia memeluk ayahnya.

Berbahagialah bagi yang masih memiliki ayah, dan lakukanlah yang terbaik untuknya saat ini dan selamanya.  


 

Share to: Facebook | Twitter
/[ 0 comments Untuk Artikel Keteguhan hati seorang ayah yang luar biasa]\

Posting Komentar