Ngobrol dengan diriku sendiri

|| || || Leave a comments

Halo, selamat ulang tahun!

Terima kasih telah memberikan waktu untuk menulis surat untuk diri sendiri. Meskipun ini bukan hari ulang tahunku yang sebenarnya, namun tak mengapa. Saat ini, aku masih berusia tiga puluh enam tahun, masih terhitung muda, bukan? Hihi.

Pagi ini, aku terbangun dan tiba-tiba sadar bahwa usiaku kini sudah dua puluh tujuh tahun. Angka yang sungguh fantastis dan membuat terkejut, terutama karena kadang-kadang aku masih bertingkah seperti anak kecil. Wow, terasa seperti baru kemarin ulang tahun yang ke-36, dan bulan depan akan berusia tiga puluh tujuh tahun. Sungguh luar biasa!

Namun, selama usia 36 hingga 37, bahkan sampai saat ini di usiaku yang ke-36, sejujurnya aku merasa tidak mengalami banyak perkembangan. Banyak rencana yang berantakan, mimpi-mimpi yang belum terwujud, dan berbagai kesulitan yang datang silih berganti.

Aku percaya bahwa kehidupan adalah perjalanan dari satu tantangan ke tantangan lainnya, dan kita harus menghadapinya dengan penuh keberanian tanpa mencoba untuk lari dari kenyataan. Aku selalu berusaha untuk tetap tenang dalam menghadapi segala situasi, dengan sikap 'Apapun yang terjadi, mari kita hadapi bersama!', karena aku selalu siap menghadapi segala rintangan dengan semangat. 

Hal yang paling aku hargai selama proses kedewasaan adalah munculnya perasaan ketenangan. Semakin dewasa, aku merasa semakin damai dalam menghadapi segala hal. Tidak ada lagi drama atau kegelisahan yang mengganggu diri sendiri. Aku yakin bahwa segala hal yang terjadi dalam hidupku sampai saat ini telah direncanakan oleh Allah dengan sebaik-baiknya. Menurutku, keyakinan ini adalah sumber energi utama untuk mencapai ketenangan.

Meskipun kadang-kadang ada hari-hari yang sulit, penuh dengan kekhawatiran dan ketakutan, yang membuatku ingin melompati mereka begitu saja, saya berharap saya tetap dapat menghadapinya dengan tenang dan berani. Saya berharap saya tidak melupakan bahwa Allah selalu bersamaku - bahwa semua kesulitan yang saya hadapi hanyalah ujian di dunia ini.

Di masa depan, saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Saya tidak mencari kesempurnaan, hanya ingin menjadi versi yang lebih baik dari diri saya setiap hari. Semoga saya terus berkembang, dan tidak pernah lupa untuk bersyukur dan bahagia.

Terima kasih kepada semua yang masih ingat dan merayakan hari ulang tahunku. Terima kasih atas doa-doa yang telah kalian panjatkan untuk kebaikanku.

Sekali lagi, selamat ulang tahun! Mohon maaf atas keterlambatan ucapan  



Share to: Facebook | Twitter
/[ 0 comments Untuk Artikel Ngobrol dengan diriku sendiri]\

Posting Komentar