Minggu, 12 April 2026

Kegagalan bagian tak terpisahkan dalam perjalanan menuju kesuksesan

Posted By: Aa channel media - April 12, 2026

Aku menatap wajah di dalam cermin, melihat ekspresi kesedihan yang terpantul di wajah yang sangat aku kenal. Mengapa kau tenggelam dalam duka? Kemana senyuman ceria yang biasanya menyambut tiap matahari terbit seolah menyambut harapan baru di hari yang baru. Wajah itu kini terlindungi oleh bayang-bayang kelam. Apakah karena kau baru saja mengalami kegagalan yang membuatmu merasa tidak layak? Apakah kegagalan itu sebuah kesalahan? Lalu siapa yang berhak mengatakan bahwa kau tidak baik karena pernah gagal?

Apakah orang tersebut lebih baik darimu? Apakah pengetahuannya lebih tinggi atau kehebatannya melebihi dirimu sehingga ia bisa menghakimi bahwa kau tidak baik? Apakah ia tidak pernah merasakan kegagalan ataukah ia memiliki nilai lebih bagi orang lain?

Aku menatap wajahku dalam cermin dan berkata padanya: kau, hanya kau. Kau mungkin pernah gagal, tapi kau tetap tegar menghadapi kegagalan itu. Kau tidak mudah dijangkau dan tidak mudah dihapus. Kau adalah jiwa, insan, dan raga yang diinginkan oleh siapa pun yang membutuhkanmu. Mereka yang mengatakan bahwa kau tidak layak adalah mereka yang tidak menginginkanmu. Jauhilah mereka dalam kebaikanmu, mendekatlah kepada orang-orang yang menghargaimu. Hargailah orang lain, dan orang lain akan menghargaimu lebih dari yang kau duga.

Aku menatap cermin dengan senyum, meskipun tadi mungkin aku terluka. Namun sekarang, aku tegar. Karena kau, cermin, kau adalah temanku yang selalu menyadarkan siapa sebenarnya aku. Aku tidak akan melupakanmu, aku hanyalah aku yang pernah gagal. Namun itu tidak membuatku tidak layak untuk menjadi lebih baik, bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya!


 

0 comments:

Posting Komentar