Rabu, 11 Maret 2026

Tenang dan Merasa Gelisah

Posted By: Aa channel media - Maret 11, 2026

Assalamualaikum wr. wb. Ketenangan seperti sebatang sungai yang mengalir di tengah hutan, ditemukan oleh seorang pengembara yang tersesat. Suara lembut aliran sungai dan nyanyian burung membuat pengembara merasa tenteram di hatinya.

Ketenangan yang alami ini mengajarkan bahwa manusia dapat merasakan ketenangan batin dengan selalu mengingat Allah s.w.t. Seseorang yang mencari ketenangan adalah mereka yang peduli dengan hubungannya dengan Allah dalam setiap aspek kehidupannya. Mereka hati-hati dalam memilih antara yang baik dan buruk. Ketenangan yang diinginkan adalah ketika mendengar kata-kata yang bermanfaat, hanya memperhatikan kebaikan, menjauhi kemungkaran, dan menjauhi maksiat.

Akibatnya, ketenangan yang dirasakan di dalam jiwa akan mencerminkan kualitas dan tindakan yang sempurna, membuat mereka puas dengan pilihan hidup yang benar untuk mencapai ketenangan sejati.

Jiwa yang selalu dipenuhi dengan kegelisahan dan dihantui oleh berbagai kekhawatiran adalah seperti sebuah kolam buatan manusia yang keruh dan dipenuhi dengan sampah. Kekhawatiran yang berlebihan akan menghalangi segala tugas. Seseorang merasa cemas jika tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang ditentukan. Dia juga khawatir jika tidak mampu menghasilkan yang terbaik. Pikirannya dipenuhi dengan pertimbangan tentang apa pendapat orang lain terhadap hasil kerjanya. Akibatnya, semua pekerjaan menjadi terbengkalai.

Namun, kekhawatiran yang sewajarnya perlu dimasukkan dalam setiap tindakan dan perkataan. Tingkat kekhawatiran yang wajar ini dapat membantu seseorang untuk berpikir dan bertindak lebih rasional dalam menjalankan tugasnya.

Ingatlah... Sedikit kekhawatiran membawa kehati-hatian, namun terlalu banyak kekhawatiran akan memberi kesempatan kepada setan untuk membuka pintu kekhawatiran yang lebih luas.

Bukankah Rasulullah s.a.w. telah mengajarkan sebuah doa yang sangat mudah untuk menghindari penyakit ini? Beliau bersabda, "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan-Mu dari kekhawatiran dan kesedihan." (Riwayat Abu Daud)


 

0 comments:

Posting Komentar