Assalamualaikum wr. wb. kepada sahabat-sahabat semua. Rasa syukur kita panjatkan kepada Allah, Sang Pencipta alam semesta. Semoga keselamatan dan rahmat senantiasa tercurah kepada junjungan besar Nabi Muhammad s.a.w. Alhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk berbagi artikel yang bermanfaat dengan sahabat-sahabat semua.
Keberadaan sahabat sejati merupakan anugerah yang tak ternilai, karena sahabat mampu mewarnai dan memengaruhi kehidupan kita, baik dalam hal materi, karakter, maupun perilaku. Apakah kita akan terpengaruh oleh kebiasaannya, atau sebaliknya, dia yang akan terbawa oleh kita.
Secara umum, kita bisa melihat bahwa orang baik akan berteman dengan orang baik, begitu pula sebaliknya. Rasulullah s.a.w. pernah bersabda, "Perumpamaan dua orang yang bersaudara adalah seperti dua tangan, yang satu membersihkan yang lainnya." (Riwayat al-Dailami)
Rasulullah s.a.w. juga mengingatkan, "Bersahabat dengan orang yang soleh dan dengan orang yang jahat seperti berkawan dengan pengedar minyak wangi dan tukang besi(yang menghembus bara api). Pengedar minyak wangi, sama ada ia memberi anda sebahagian ataupun anda membeli bau-bauan daripadanya, ataupun sekurang-kurangnya anda mendapat juga bau daripadanya. Manakala tukang besi pula sama ada ia menyebabkan baju anda terbakar, ataupun anda mendapat bau yang kurang enak." (Riwayat Abu Daud)
Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih kawan, teman, atau sahabat. Sahabat sejati seharusnya memiliki sifat-sifat terpuji yang bisa kita teladani. Mereka bisa membahagiakan kita dalam menjalani hidup di dunia ini dan juga membantu kita di akhirat nanti.
Sifat seorang sahabat yang mulia:
1. Memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik. Disukai karena kesopanan, kebaikan hati, dan ketaatan pada ajaran agama. Selalu mengajak kita untuk berbuat kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain dengan penuh kelembutan.
2. Menjaga rahasia dan kekurangan sahabat, baik saat bersama maupun terpisah. Tidak akan mengungkapkan aib orang lain dan akan melindungi reputasi sahabatnya.
3. Selalu membesarkan kebaikan yang dilakukan oleh sahabat. Selalu bersedia mendengarkan keluh kesah dan senang dalam kebersamaan. Menjadi pelindung dan penghibur saat kita sedih.
4. Bersyukur dan menghargai kebaikan yang diberikan. Tidak akan merasa kecewa jika tidak mendapat bantuan.
5. Mudah memaafkan dan mengalah demi kebaikan hubungan. Rela mengorbankan diri demi perdamaian.
6. Mendorong kita untuk sukses di dunia dan akhirat. Saling memberi nasihat tentang urusan dunia dan agama, serta siap menerima masukan demi kemajuan bersama.
Sahabat yang Perlu Dijauhi
Ada beberapa jenis sahabat yang sebaiknya dihindari dalam kehidupan kita:
1. Egois. Mereka yang hanya memikirkan diri sendiri dan sering kali lebih mementingkan keinginan mereka sendiri tanpa peduli dengan kebutuhan orang lain. Mereka cenderung kikir dan tamak akan harta benda dunia.
2. Pengampu. Mereka yang selalu setuju dengan segala hal yang kita lakukan, baik itu benar maupun salah. Mereka akan memuji kita di depan namun bisa saja menghina atau mengkhianati kita di belakang.
3. Pemboros dan Pencari Hiburan. Mereka yang senang menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak penting dan hanya suka menghabiskan waktu untuk hal-hal yang bersifat menghibur. Mereka biasanya akan menjadi sahabat baik ketika ada kesenangan yang bisa didapat.
4. Membawa kita menjauh dari jalan Allah. Mereka yang cenderung mempengaruhi kita untuk melakukan hal-hal negatif dan menjauhkan kita dari kebaikan. Mereka hidup dalam kesesatan dan bisa membawa kita ke arah yang salah.
5. Suka bertengkar. Mereka yang suka berdebat dan merasa senang saat bisa menang dalam argumen tanpa mau menerima pendapat orang lain. Mereka tidak mau kalah dalam segala hal.
Pilihlah sahabat dengan bijak karena mereka akan mencerminkan siapa diri kita sebenarnya. Bertemanlah karena Allah untuk mendapatkan ridha-Nya.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.





0 comments:
Posting Komentar