Selasa, 16 Juni 2026

Latihan Otak yang Terinspirasi dari Budaya Jepang

Posted By: Aa channel media - Juni 16, 2026


Orang Jepang terkenal dengan kecerdasan dan kedisiplinannya. Mereka tidak hanya gemar makanan tinggi protein, tetapi juga suka melakukan latihan otak untuk meningkatkan IQ dan menjaga agar otak tetap aktif.


Popularitas latihan otak Jepang dimulai pada tahun 2005 dengan munculnya permainan Nintendo Brain Age dan teka-teki seperti Sudoku. Baik anak-anak maupun orang dewasa mulai memainkan game-game ini untuk meningkatkan memori, IQ, dan menjaga otak tetap tajam.

Saat ini, para pendidik dan ilmuwan di Jepang telah merancang berbagai latihan otak dan permainan yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi otak. Latihan ini bisa dilakukan oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Beberapa latihan otak yang sering dilakukan oleh orang Jepang antara lain adalah:

Dr. Ryuta Kawashima dari Tohoku University of Medicine menciptakan video game Brain Age untuk membantu meningkatkan kelincahan mental, terutama bagi warga lanjut usia di Jepang. Permainan ini menguji dan meningkatkan kemampuan matematika, memori, serta jalur saraf.

2. Sudoku
Sudoku adalah puzzle Jepang yang melatih otak dalam penalaran dan analisis. Puzzle ini terdiri dari kotak 9x9 dengan angka di setiap barisnya. Pemain harus menggunakan logika untuk mengisi angka yang kosong dengan benar.

Anzan adalah latihan otak tradisional di Jepang yang berfokus pada perhitungan mental. Pemain menggunakan sempoa secara visual dalam pikiran untuk melakukan operasi matematika seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Latihan ini membutuhkan konsentrasi yang mendalam dan banyak latihan untuk menguasainya. Anak-anak di Jepang sering berlatih Anzan selama 2 jam setiap hari.



0 comments: