Selasa, 16 Juni 2026

Mengaktifkan Otak Tengah Dapat Membuat Anak Menjadi Jenius?

Posted By: Aa channel media - Juni 16, 2026


Einstein memiliki kemampuan imajinasi tiga dimensi yang luar biasa. Dengan bermimpi, ia berhasil menciptakan teori relativitas yang mengagumkan. Apa yang membuat Einstein menjadi seorang jenius? Benarkah dengan mengaktifkan otak tengah, seorang anak dapat menjadi jenius?


Dokter spesialis saraf mengakui bahwa saat ini banyak orangtua yang memasukkan anak-anak mereka ke dalam pelatihan otak tengah atau aktivasi otak tengah. Namun, menurutnya, untuk menciptakan seorang jenius, bagian otak besar yang terletak di korteks parietal sangat berperan penting.

Seperti halnya Einstein, korteks parietalnya memiliki ukuran yang istimewa, 1 cm lebih besar dari orang biasa dan memiliki ukuran yang sama di bagian kiri dan kanan. Sementara pada orang biasa, korteks parietal kiri cenderung lebih besar dari bagian kanan. Hal ini lah yang membuat Einstein memiliki kemampuan imajinasi tiga dimensi yang tinggi.

Penemuan ini baru terungkap pada tahun 1999 seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Dr. Andreas mengakui bahwa ia tidak mengetahui bagian otak tengah mana yang perlu diaktifkan untuk membuat anak menjadi pintar karena otak tengah tidak dapat dikontrol dan bersifat otonom.

Dr. Andreas menjelaskan bahwa setiap bagian otak manusia memiliki peran masing-masing. Otak tengah berperan dalam pengaturan gerakan bola mata dan fungsi-fungsi lain yang tidak dapat dikendalikan. Sementara otak besar, terdiri dari otak dalam dan otak luar, memiliki fungsi-fungsi yang berbeda seperti mengatur emosi, memori, gerakan, dan sebagainya.

Untuk bisa menjadikan anak menjadi pintar, bagian otak yang harus diaktifkan adalah korteks, di mana terdapat pusat matematika, fisika, gambar, nyanyi, dan pidato. Ini berarti melatih otak kiri dan kanan yang dihubungkan oleh corpus callosum sangatlah penting.

Selain itu, setiap anak memiliki kemampuan indera yang berbeda-beda. Ada yang lebih unggul dalam indera visual daripada auditori, sehingga cara terbaik untuk mengingat sesuatu adalah dengan melihatnya terlebih dahulu.

Jadi, penting untuk mengetahui bagian otak mana yang harus diaktifkan agar anak bisa menjadi jenius.



0 comments: