Kamis, 21 Mei 2026

Asal mula kata Jalan Cengkeh

Posted By: Aa channel media - Mei 21, 2026

Jalan Cengkeh berada di Kota Tua Jakarta, di utara Kantor Pos, di samping timur Pasar Pisang. Pada masa penjajahan Belanda, jalan ini dikenal sebagai Princenstraat, atau dikenal juga sebagai Jalan Batutumbuh karena terdapat batu bertulis di sana. Di sekitar batu prasasti Puernawarman, di Tugu juga sering disebut sebagai Kampung Batutumbuh.

Pada tahun 1918, dekat tikungan Jalan Cengkeh ke Jalan Kalibesar Timur, yang pada saat itu dikenal sebagai Groenestraat, ditemukan batu bertulis peninggalan orang Portugis, yang biasa disebut padrao. Padrao tersebut dipancangkan oleh orang Portugis, menandai tempat akan dibangun sebuah benteng, sesuai dengan perjanjian antara Raja Sunda dan perutusan Portugis yang dipimpin oleh Henriquez de Lemme, yang ditandatangani pada tanggal 21 Agustus 1522. Batu bertulis itu diukir dengan lencana Raja Immanuel. Namun de Leme dan rombongannya tidak tahu bahwa raja Portugal tersebut telah meninggal pada 31 Desember 1521.

Dalam perjanjian itu, disepakati bahwa Portugis akan membangun benteng di Banten dan Kalapa. Setiap kapal Portugis yang datang akan diberi muatan lada untuk ditukar dengan barang keperluan yang diminta oleh pihak Sunda. Ketika benteng sudah dibangun, pihak Sunda akan menyerahkan 1.000 karung lada setiap tahun untuk ditukar dengan barang-barang yang dibutuhkan.


 

0 comments: