Tempat yang terletak di antara Kantor Kecamatan Kramatjati dan kantor Polisi Resor Kramatjati, di dekat persimpangan jalan Raya Bogor menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Pondokgede, dikenal dengan sebutan Hek. Asal usul nama ini ternyata berasal dari bahasa Belanda. Menurut Kamus Umum Bahasa Belanda - Indonesia, kata hek mengacu pada pagar. Namun, dalam kamus lain, kata hek juga dapat berarti pintu pagar.
Dari cerita seorang warga tua setempat, diketahui bahwa di tempat tersebut dulu terdapat pintu pagar yang terbuat dari kayu bulat dengan ujung yang diruncingkan dan berengsel besi besar, dicat hitam. Pintu itu digunakan sebagai akses keluar-masuk kompleks peternakan sapi yang dikelilingi oleh pagar kayu bulat. Kompleks peternakan sapi itu kini telah berubah fungsi menjadi kompleks Pemadam Kebakaran dan Polisi Resort Kramatjati. Dahulu, kompleks ini sering disebut sebagai budreh, kata umum yang digunakan warga untuk merujuk pada kompleks pertanian dan peternakan. Kompleks peternakan ini merupakan bagian dari Tanah Partikelir Tanjoeng Oost yang terkenal akan hasil peternakannya, terutama susu segar untuk konsumsi orang Belanda di Batavia.
Kamis, 21 Mei 2026
Filled Under
Provinsi
Asal muasal kata Hek
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 comments:
Posting Komentar