Assalamualaikum wr. wb.
Hari berganti hari, tahun berganti tahun, zaman berganti zaman. Menurut hadis Nabi, zaman umat Nabi Muhammad S.A.W dibagi menjadi 5 bagian sesuai dengan kerangka waktu:"Masa kenabian itu terletak di antara kalian, sesuai dengan kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya saat Dia berkehendak.
Kemudian datanglah masa Khilafah yang mengikuti jejak kenabian [Khalifah 'ala minhaj an-nubuwwah] sesuai dengan kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya saat Dia berkehendak. Berikutnya adalah masa kerajaan yang keras [Mulkan 'Adhan], sesuai dengan kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya saat Dia berkehendak. Setelah itu datanglah masa kerajaan yang sombong [Mulkan Jabariyyan], sesuai dengan kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya saat Dia berkehendak.
Terakhir adalah masa Khilafah yang mengikuti jejak kenabian [Khalifah 'ala minhaj an-nubuwwah]. Kemudian Nabi pun diam."- Hadis Riwayat Ahmad dan Imam Baihaqi dari Nu'man bin Basyir dari Hudzaifah.
Mengikuti ajaran Rasulullah S.A.W, tahap pertama adalah pada masa dimana Nabi masih hidup, zaman tersebut telah berlalu. Kemudian datang zaman pemerintahan yang mengikuti model pemerintahan kenabian, dimana umat Islam diperintah oleh empat Khalifah Rasyidin, namun zaman tersebut juga telah berlalu. Selanjutnya, muncul zaman pemerintahan kerajaan yang mewariskan kekuasaan kepada keturunan mereka. Di zaman ini, kerajaan Umayyah, Abbasiyah, dan Utsmaniyah menggunakan sistem monarki, tetapi zaman ini juga telah berakhir.
Kemudian, datang zaman dimana dunia diperintah oleh pemerintah yang sombong dan zalim. Inilah zaman yang kita jalani saat ini. Setelah fasa keempat, akan datang fasa kelima. Pada fasa kelima, dunia akan diperintah sesuai dengan syariat Islam seperti yang diajarkan oleh Nabi. Setelah menceritakan hal tersebut, Rasulullah S.A.W tiba-tiba diam, yang menandakan bahwa sejarah manusia telah mencapai akhirnya.
Rasulullah S.A.W telah memperingatkan bahwa di zaman fasa keempat akan muncul fitnah terbesar dalam sejarah manusia, yaitu fitnah Al-Masih Ad-Dajjal. Dajjal tidak akan muncul pada fasa kelima, karena pada fasa tersebut kekuasaan akan dipegang oleh orang-orang yang beriman. Dajjal tidak akan muncul setelah fasa kelima, karena masa sejarah manusia telah berakhir. Selama fasa keempat, Iblis akan mencoba menggoda dan menyesatkan sebanyak mungkin manusia untuk mengikutinya ke neraka, dan saat ini kita berada pada fasa tersebut.
Sebelum kedatangan Nabi Isa a.s, akan muncul Imam Mahdi yang akan membawa kita menuju fasa kelima dan mengakhiri peradaban manusia. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah S.A.W pernah bersabda bahwa "Islam dimulai sebagai sesuatu yang asing dan aneh. Dan ia akan kembali seperti pada awalnya, dianggap asing dan aneh. Maka berbahagialah orang-orang yang aneh." -Hadis Muslim no. 145
Berbahagialah orang-orang yang dianggap aneh di akhir zaman. Mereka terasing karena teguh memegang agama Islam. Ketika zaman berganti, Islam menjadi asing sekali lagi. Hati-hati, jenis pemikiran mereka menjadi aneh. Golongan ini sedikit karena mereka telah melewati berbagai cobaan dari Yang Maha Kuasa, hanya orang-orang yang benar-benar ikhlas yang tersisa. Tidak ada kemuliaan selain dengan Islam, tidak ada Islam tanpa penerapan Syariah, dan tidak ada penerapan Syariah tanpa adanya Khilafah.






0 comments:
Posting Komentar