Assalamualaikum wr. wb. Salam sejahtera bagi semua pembaca blog ini. Pertama-tama, mari kita bersyukur atas kesempatan hidup yang diberikan oleh Allah s.w.t. Sambutan dan salam juga kepada Nabi kita, Rasulullah s.a.w. Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi sebuah hadis penting yang perlu diingat sebelum melakukan sesuatu. Hadis apa yang dimaksud? Saya yakin sebagian dari kita sudah mengenal hadis tersebut.
IKHLAS Abu Hurairah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda, "Pertama-tama, orang yang akan diadili di hari kiamat adalah seseorang yang gugur dalam peperangan. Dia hadir di hadapan Allah, lalu Allah menunjukkan nikmat-nikmat yang telah diberikan-Nya padanya selama di dunia sehingga dia melihatnya. Allah bertanya, 'Apa yang telah kamu lakukan atas nikmat-nikmat tersebut?' Dia menjawab, 'Aku berperang di jalan-Mu hingga aku gugur syahid.' Allah berfirman, 'Kamu berdusta, sebenarnya kamu berperang agar kamu dipanggil pemberani dan gelar itu telah diberikan.' Kemudian, disuruh menyeret wajahnya dan dilemparkan ke dalam neraka.
Selanjutnya, seseorang yang belajar ilmu dan mengajarkannya serta membaca al-Quran didatangkan, lalu Allah menunjukkan nikmat-Nya yang telah diberikan-Nya padanya sehingga dia ditanya, 'Apa yang telah kamu lakukan atas nikmat-nikmat tersebut?' Dia menjawab, 'Aku belajar ilmu dan mengajarkannya serta membaca al-Quran karena-Mu.' Allah berfirman, 'Kamu berdusta, sebenarnya kamu belajar ilmu agar disebut sebagai orang yang alim dan membaca al-Quran agar disebut sebagai qari. Dan gelar tersebut telah diberikan.' Kemudian, disuruh menyeret wajahnya dan dilemparkan ke dalam neraka.
Kemudian, orang yang diberi luas rezeki oleh Allah dengan berbagai jenis harta benda, dia hadir di hadapan Allah dan Allah menunjukkan nikmat-Nya yang telah diberikan-Nya padanya sehingga dia melihatnya. Allah bertanya, 'Apa yang telah kamu lakukan dengan nikmat-nikmat tersebut?' Dia menjawab, 'Aku tidak pernah meninggalkan kesempatan untuk bersedekah karena-Mu.' Allah berfirman, 'Kamu berdusta, namun kamu melakukannya agar dipanggil sebagai dermawan, dan gelar tersebut telah diberikan.' Kemudian, disuruh menyeret wajahnya dan dilemparkan ke dalam neraka."
Dalam riwayat Muslim dan al-Nasa'i, kita diajak untuk selalu menjalankan segala pekerjaan dengan ikhlas karena Allah. Semoga kita senantiasa mampu melakukannya. Wassalamualaikum wr. wb.





0 comments:
Posting Komentar