Jumat, 20 Februari 2026

Shalat Istikharah adalah cara untuk meminta petunjuk dari Allah SWT ketika kita menghadapi keputusan penting dalam hidup

Posted By: Aa channel media - Februari 20, 2026

1. Definisi Shalat Istikharah
Shalat Istikharah adalah shalat sunnah yang dilakukan untuk meminta petunjuk dari Allah bagi mereka yang sedang menghadapi pilihan dan merasa bingung dalam memilih.

Rentang masalah yang dapat dimintakan petunjuk dalam shalat ini sangat luas. Seseorang dapat melakukan shalat istikharah untuk menentukan tempat kuliah, pasangan hidup yang cocok, atau perusahaan mana yang sebaiknya dipilih.

Setelah melaksanakan shalat istikharah, dengan izin Allah seseorang akan mendapatkan kepastian dalam memilih.

2. Waktu Pelaksanaan
Meskipun shalat istikharah dapat dilakukan kapan saja, disarankan untuk dilakukan pada sepertiga malam terakhir.

3. Niat Shalat
Niat shalat ini, sama seperti niat shalat lainnya, cukup diucapkan dalam hati dengan tulus karena Allah semata, dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan ridha-Nya.

Jika ingin dilafalkan, niat sebaiknya diucapkan dengan pelan agar tidak mengganggu orang lain. Ada beragam pendapat mengenai niat ini, maka gunakanlah dengan bijaksana.

4. Tata Cara
Shalat istikharah dapat dilakukan dengan dua rakaat atau hingga enam rakaat (3 kali salam).

Setelah membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama, bacalah surah Al-Kafirun (1 kali). Kemudian, setelah membaca Al-Fatihah pada rakaat kedua, bacalah surah Al-Ikhlas (1 kali).

Ada juga variasi bacaan lain, misalnya setelah membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama, bacalah ayat Al-Kursi (7 kali). Lalu, setelah membaca Al-Fatihah pada rakaat kedua, bacalah surah Al-Ikhlas (11 kali).

Setelah salam, lanjutkan dengan doa istikharah untuk memohon petunjuk dan menyampaikan masalah yang dihadapi.

Terdapat sebuah Hadits yang mengemukakan doa setelah shalat istikharah dari Jabir r.a, yang dapat disampaikan dengan penuh harap dan ketulusan. 

"Ya Allah, aku memohon petunjuk kebaikan dari-Mu melalui ilmu-Mu. Aku meminta kekuatan dari kekuatan-Mu. Jika Engkau mengetahui bahwa masalah ini akan membawa kebaikan bagi agama, kehidupan, dan jalanku, jadikanlah itu untukku, permudahlah bagiku, dan berkahilah aku dalam menghadapi masalah ini. Namun, jika Engkau mengetahui bahwa masalah ini akan membahayakan bagi agama, kehidupan, dan jalanku, jauhkanlah aku darinya dan hindarkan masalah itu dari diriku. Tetapkanlah kebaikan bagiku di mana pun kebaikan itu berada dan berilah aku keberkahan dengan kebaikan tersebut." (HR AL BUKHARI)



0 comments: