Umat Islam terdiri dari berbagai suku, dan tidak semuanya memegang teguh ajaran-ajaran yang terdapat dalam Al-Qur'an dan sunah Rasulullah SAW. Hal ini tanpa disadari telah membuka jalan menuju kemungkaran, yang pada akhirnya menimbulkan berbagai kekacauan dalam masyarakat. Perpecahan pun muncul di tengah-tengah masyarakat, dimana setiap kelompok membentuk pandangan dan keyakinan sesuai dengan paham masing-masing.
Allah SWT telah menjelaskan dalam Al-Qur'an tentang bahaya perpecahan. Beberapa alasan timbulnya perpecahan dalam masyarakat Islam antara lain adalah ketidakpatuhan terhadap ajaran yang telah ditetapkan, memilih untuk mengikuti hawa nafsu, dan ketidaktoleranan terhadap perbedaan pendapat.
a. Beda kemampuan pikiran dalam menanggapi permasalahan hidup yang rumit dan beragam.
b. Nafsu manusia yang menyimpang dari kebenaran, hanya memikirkan keinginan sesaat. Nafsu ini muncul saat umat Islam berselisih dalam urusan khalifah, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
c. Mereka menghadapi masalah-masalah kompleks dalam kehidupan, seperti sifat-sifat Allah dan penafsirannya, serta masalah-masalah yang sulit dipahami seperti qada dan qadar.
d. Banyak pemikiran dari luar Islam yang memengaruhi keyakinan umat Islam, terutama dari umat Yahudi dan Nasrani.
e. Banyak orang dari agama lain berpura-pura masuk Islam untuk merusaknya dari dalam, contohnya Abdullah bin Saba'.
f. Para ulama berbeda pendapat dalam mengambil hukum amaliyah dari Al-Qur'an dan As-Sunah, dan setiap mujtahid mengikuti pendekatan yang mereka pilih.
g. Pada akhir pemerintahan Bani Umayyah dan awal Bani Abbasiyah, banyak karya falsafah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, yang kemudian mempengaruhi pemikiran Islam.





0 comments:
Posting Komentar