Tujuan Ilmu Kalam adalah untuk melindungi keyakinan umat Islam dari berbagai upaya penyesatan dan penyimpangan, serta untuk menjaga agar keyakinan tersebut tetap kuat dari usaha-usaha yang ingin merusak Islam. Pembelajaran ilmu kalam dapat dijalani dengan tiga cara berbeda.
Melalui Pendekatan Formal Pendidikan formal merupakan metode pembelajaran yang terstruktur dan dilakukan di lembaga-lembaga pendidikan resmi seperti sekolah dan perguruan tinggi. Pembelajaran ilmu kalam di institusi-institusi tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat akidah generasi muda agar tetap teguh dalam keyakinan terhadap ajaran Islam. Tujuan utama dari pendekatan formal ini adalah untuk mengembangkan pemahaman tentang keberadaan Allah sebagai sumber penyembahan dan ketaatan terhadap segala perintah-Nya.
Melalui Pendekatan Informal Pembelajaran informal merujuk pada kegiatan pembelajaran yang berlangsung di luar lingkup sekolah, seperti ceramah keagamaan, pelatihan dakwah, dan seminar. Kegiatan ini disesuaikan dengan karakteristik audiens yang berbeda, baik itu akademisi maupun masyarakat umum. Meskipun materi yang disampaikan sama, namun cara penyampaiannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk memperkuat keyakinan umat Islam dalam keesaan Allah, kebenaran ajaran Islam, kerasulan Nabi Muhammad SAW, serta keyakinan terhadap hal-hal gaib.
Melalui Pembelajaran Khusus Mengenai Perbandingan AgamaPembelajaran khusus ini ditujukan bagi mereka yang memiliki kemampuan dalam membandingkan ajaran Islam dengan ajaran agama lain. Peserta pembelajaran akan terlibat dalam diskusi yang mendalam mengenai perbedaan keyakinan antar agama, yang mungkin akan menantang keyakinan mereka sendiri. Tujuan dari metode ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai keunggulan akidah Islam.
Semoga penjelasan di atas dapat memberikan manfaat bagi pembaca. Terima kasih atas perhatiannya. Salam santun dan tetap istiqomah. Wassalamu'alaikum wr. wb.





0 comments:
Posting Komentar