Minggu, 22 Februari 2026

Hal yang Sering Disia-siakan

Posted By: Aa channel media - Februari 22, 2026

Boros. Siapa yang tidak pernah mendengar kata ini? Hampir setiap hari kita mendengarnya, bahkan mungkin ada di antara kita yang sering menasihati orang lain untuk tidak boros. Namun, sadar atau tidak, kita juga sering melakukan pemborosan. Hah??! Benarkah?! Sebagai contohnya:

Ilmu sering diboroskan dengan tidak mengamalkannya. Inilah yang sering terjadi di masyarakat modern saat ini. Seperti pepatah mengatakan, "Ilmu tanpa amal ibarat pokok yang tidak berbuah." Apakah sahabat semua ingin menanam pokok tetapi tanpa buah? Tentu saja tidak. Begitu juga dengan ilmu. Jika tidak diamalkan, tidak akan berguna.

Kehidupan masa kini sering kali disibukkan dengan aktivitas yang tidak berfaedah dan sering kali menyebabkan kita melupakan hal-hal yang sebenarnya penting. Salah satu penyakit yang kronis adalah ketidakikhlasan dalam beribadah. Banyak dari kita hanya melakukan ibadah jika diapresiasi oleh orang lain. Padahal, ajaran Islam sejati mengajarkan kita untuk beribadah dengan tulus tanpa mengharapkan pujian dari orang lain.

Selain itu, kita juga sering kali lupa untuk mengisi hati kita dengan cinta kepada Allah dan Rasulullah. Banyak yang lebih memilih untuk mencintai selebriti atau harta daripada mengutamakan cinta kepada Tuhan. Padahal, cinta kepada Allah adalah yang paling penting karena hanya dengan mencintai-Nya, kita akan mendapat balasan cinta yang sama dari-Nya.

Harta juga sering kali dibazirkan dengan tidak digunakan untuk kebaikan, seperti bersedekah. Seharusnya kita membelanjakan harta kita untuk jalan Allah agar kita bisa mendapat pahala daripadanya. Begitu pula dengan zaman yang seringkali terbuang percuma dengan aktivitas yang tidak memberi manfaat, seperti menghabiskan waktu di tempat hiburan daripada di masjid atau surau.

Zikir juga bisa dibazirkan jika dilakukan tanpa kesadaran dan pemahaman yang tulus. Zikir harus dilakukan dengan hati yang ikhlas dan penuh makna agar bisa memberi dampak positif pada hati kita. Jadi, mari kita perbaiki sikap dan tindakan kita agar tidak membuang waktu dan sumber daya yang berharga dengan hal-hal yang tidak bermanfaat.

Tubuh yang sehat seringkali dibuang sia-sia dengan melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat, bukan untuk ibadah. Pertanyaan ini sebaiknya ditujukan kepada diri sendiri. Apa yang sering Anda lakukan dengan tubuh yang sehat yang Anda miliki? Memukul orang? Berpelukan dengan kekasih tanpa ikatan yang sah? Berkencan? Renungkanlah sendiri.

Kepintaran juga sering dibuang sia-sia dengan tidak memikirkan keajaiban ciptaan-Nya. Memikirkan artis yang cantik yang diciptakan oleh Allah bukanlah hal yang tepat. Sebaliknya, fokuslah pada keajaiban ciptaan-Nya yang lebih luar biasa. Sebagai contoh, biji benih merupakan ciptaan yang sungguh menakjubkan. Dari sebuah biji kecil, tumbuhlah pohon yang besar dengan bermacam-macam corak bunga, buah yang lezat untuk manusia dan hewan. Pohon tersebut memberikan udara yang kita butuhkan dan masih banyak lagi manfaatnya. Betapa besar dan hebat ciptaan tersebut, hanya Dia yang Maha Kuasa, Maha Pandai, Maha Mengetahui, dan Maha Bijaksana yang mampu menciptakannya.

Kesehatan juga sering diabaikan dengan kurang bersyukur atas nikmat sehat sebelum sakit. Ketika sakit, kita ingat kepada Allah. Namun, ketika sehat, mengapa kita malah mengingat kekasih? Apakah itu patut?

Wassalamualaikum wr. wb.


 

0 comments:

Posting Komentar