Jika Anda enggan menggunakan obat dari dokter, Anda dapat mencoba obat tradisional sebagai alternatif untuk pengobatan. Selain lebih ekonomis karena bisa ditemukan di sekitar lingkungan, obat tradisional juga tidak memiliki efek negatif seperti obat kimia. Namun, tidak semua rempah dapat digunakan sebagai obat batuk. Tetapi ada beberapa jenis obat tradisional yang dapat membantu mengatasi batuk persisten.
Kencur adalah rempah hidup yang dapat ditemukan di mana saja. Selain dapat mengatasi masuk angin, kencur juga memiliki khasiat memberikan sensasi hangat di tenggorokan sehingga batuk akan hilang. Kencur juga dapat menghilangkan rasa sakit di tenggorokan. Biasanya, kencur sering dikonsumsi oleh para pekerja dan penyanyi. Cara mengonsumsi kencur sebagai obat batuk adalah dengan membersihkan lima gram kencur dan diparut. Tambahkan dua sendok makan air matang. Saring sarinya dan campur dengan satu sendok makan madu untuk menambah rasa. Minumlah obat tradisional ini setidaknya 2 kali sehari untuk meredakan batuk.
Jeruk nipis telah dikenal dengan kemampuannya dalam mengatasi batuk. Rasa asamnya akan membuat tenggorokan segar dan batuk akan hilang. Cara menggunakan jeruk nipis adalah dengan mengambil sari jeruk nipis. Campur satu sendok makan jeruk nipis dengan beberapa tetes kecap manis. Konsumsi tiga kali sehari, satu sendok makan setiap kali.
Bunga belimbing wuluh juga memiliki manfaat untuk meredakan batuk. Bunga belimbing wuluh sering digunakan dalam obat tradisional. Campur segenggam bunga belimbing wuluh, satu siung bawang merah, sedikit buah pala, satu sendok makan gula batu, dan setengah gelas air matang. Potong semua bahan dan rebus dalam satu wadah selama sekitar satu jam. Saring airnya, dan obat siap untuk dikonsumsi. Minum tiga kali sehari untuk meredakan batuk yang sulit diatasi.
Demikianlah tiga bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk meredakan batuk tanpa obat dari dokter.







0 comments:
Posting Komentar