Senin, 23 Februari 2026

Betapa besar neraka itu

Posted By: Aa channel media - Februari 23, 2026

Assalamualaikum wr. wb. Yazid Arraqqasyi menceritakan bahwa Anas bin Malik ra. pernah mengatakan bahwa suatu hari Jibril datang kepada Nabi SAW dalam keadaan wajahnya berubah, yang tidak biasa. Nabi SAW pun bertanya, "Mengapa aku melihat wajahmu berubah seperti itu?" Jibril menjawab, "Ya Muhammad, aku datang pada saat Allah memerintahkan untuk menyalakan api neraka. Tidak pantas bagi seseorang yang tahu bahwa neraka Jahannam itu nyata, siksa kubur itu nyata, dan siksa Allah itu sangat mengerikan untuk bersenang-senang sebelum merasa aman darinya."

Kemudian Nabi SAW bertanya lagi, "Jelaskan sifat-sifat Jahannam itu padaku, Ya Jibril." Jibril pun menjawab, "Ketika Allah menciptakan Jahannam, api itu akan dinyalakan selama seribu tahun hingga menjadi merah, kemudian seribu tahun lagi hingga putih, dan terakhir seribu tahun lagi hingga hitam gelap. Api itu akan terus menyala dan bara tak pernah padam.

Demi Allah yang mengutusmu dengan kebenaran, jika lubang jarum sekalipun terbuka, api neraka itu akan mampu membakar seluruh penduduk dunia karena kepanasannya."

Demi Allah yang mengutusmu dengan kebenaran, jika satu pakaian penghuni neraka digantung di antara langit dan bumi, maka penduduk bumi akan mati karena panas dan bau busuknya.

Demi Allah yang mengutusmu dengan kebenaran, jika satu rantai dari rantai neraka yang disebut dalam Al-Qur'an diletakkan di atas bukit, maka rantai tersebut akan mencair hingga ke bawah bumi yang ke tujuh.

Demi Allah yang mengutusmu dengan kebenaran, jika seseorang disiksa di ujung barat, maka orang-orang di ujung timur akan terbakar karena panasnya. Jahannam adalah tempat yang sangat dalam, dihiasi dengan besi, dan minumannya adalah campuran air panas dan nanah, serta pakaian penghuninya terbuat dari potongan-potongan api.

Neraka memiliki tujuh pintu, dan setiap pintunya memiliki bagian yang ditentukan untuk laki-laki dan perempuan. Nabi SAW bertanya, "Apakah pintu-pintunya mirip dengan pintu rumah kami?"

Tidak, pintu itu tidak selalu terbuka sepenuhnya, tetapi setengahnya tertutup dibandingkan yang lain, dengan jarak perjalanan antar pintu mencapai 70,000 tahun, dan setiap pintu lebih panas daripada yang sebelumnya sebanyak 70 kali lipat.

Ketika Rasulullah SAW bertanya tentang penduduk masing-masing pintu, Jibril menjawab, "Pintu terbawah diperuntukkan bagi orang-orang munafik dan orang-orang kafir yang menolak hidangan mukjizat Nabi Isa AS, serta keluarga Fir'aun yang disebut Al-Hawiyah. Pintu kedua ditempati oleh orang-orang musyrik yang disebut Jahim, pintu ketiga oleh orang Shobi'in yang disebut Saqar, pintu keempat oleh Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi yang disebut Ladha, pintu kelima oleh orang-orang Yahudi yang disebut Huthomah, dan pintu keenam oleh orang-orang Nasrani yang disebut Sa'eir."

Ketika ditanya mengapa tidak dijelaskan tentang penduduk pintu ketujuh, Jibril menjawab bahwa di dalamnya berada orang-orang yang melakukan dosa besar dari umat Rasulullah SAW yang hingga saat kematian mereka belum sempat bertaubat.

Maka ketika Nabi SAW mendengar keterangan itu, beliau jatuh pingsan dan Jibril pun meletakkan kepala Nabi SAW di pangkuannya untuk membantu beliau sadar kembali. Setelah Nabi SAW sadar, beliau kemudian bertanya, "Ya Jibril, sungguh besar kerisauan dan kesedihan yang aku rasakan, apakah ada di antara umatku yang akan masuk neraka?"

Jawab Jibril, "Ya, ada orang yang berdosa besar di antara umatmu." Mendengar hal tersebut, Nabi SAW menangis, Jibril pun ikut menangis. Nabi SAW kemudian memilih untuk tinggal di dalam rumahnya, hanya keluar untuk menunaikan shalat. Saat shalat, beliau selalu menangis dan memohon ampun kepada Allah.

Dalam Hadits Qudsi, Allah berfirman, "Bagaimana kamu masih berani melakukan maksiat sedangkan kamu tidak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari-Ku. Tahukah kamu bahwa neraka jahanam-Ku itu..."

Neraka Jahanam terdiri dari 7 tingkat, dimana setiap tingkatnya terbagi menjadi 70,000 daerah. Di setiap daerah terdapat 70,000 kampung, setiap kampung memiliki 70,000 rumah, dan setiap rumah memiliki 70,000 bilik. Di setiap bilik terdapat 70,000 kotak, dan di setiap kotak terdapat 70,000 batang pokok zarqum. Di bawah setiap pokok zarqum terdapat 70,000 ekor ular, dan di dalam mulut setiap ular yang panjangnya mencapai 70 hasta, terdapat lautan racun yang hitam pekat. Selain itu, di bawah setiap pokok zarqum juga terdapat 70,000 rantai, yang ditarik oleh 70,000 malaikat.

Diharapkan dengan pemahaman ini, kita dapat lebih menyadari pentingnya mengungkapkan dan menyebarkan petunjuk hidayat yang telah Allah turunkan kepada manusia dalam Kitab Suci. Orang-orang yang menyembunyikan kebenaran tersebut akan mendapat laknat dari Allah dan seluruh makhluk. Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari hal ini. Wallahu a'lam.


 

0 comments:

Posting Komentar