Selasa, 01 September 2026

Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, yang mereka sebut sebagai musuh bebuyutan mereka

Posted By: Aa channel media - September 01, 2026


Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, secara resmi mengimbau negara-negara Muslim, terutama yang berada di kawasan Teluk Arab dan Asia Barat, untuk bersatu melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang dianggapnya sebagai "musuh utama" persatuan Islam. 


Pesan tertulis tersebut dipublikasikan melalui akun Telegram resminya pada Minggu, 30 Agustus 2026, bertepatan dengan Pekan Persatuan Islam yang memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW


Langkah ini juga menandai enam bulan terjadinya perang antara Iran dan aliansi AS-Israel sejak pecah pada Februari 2026. 


Khamenei mendesak pemimpin Arab dan negara-negara Islam untuk mengenali rencana destruktif Washington dan Tel Aviv yang sengaja memanfaatkan perbedaan internal untuk memperbesar konflik regional. 


Dia menegaskan bahwa siapapun yang menyebabkan perpecahan di kalangan umat Islam baik sengaja maupun tidak telah membantu kepentingan musuh. Ia menyatakan bahwa penderitaan rakyat Palestina yang terasing tidak akan seburuk ini jika dunia Islam bersatu di bawah bendera pertahanan bersama. 


Di tingkat nasional, Khamenei melarang segala tindakan yang merusak solidaritas nasional dan meminta pejabat Iran menghindari pernyataan yang dapat melemahkan moral publik. 


Pesan tegas ini disampaikan di tengah situasi Timur Tengah yang masih bergolak. Mojtaba Khamenei menjadi Pemimpin Tertinggi pada Maret 2026, setelah ayahnya, 


Ayatollah Ali Khamenei, tewas akibat serangan udara gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026. Selama enam bulan terakhir, militer Iran terus menargetkan pangkalan militer AS di beberapa negara Teluk. 


Melalui seruan ini, Teheran berusaha meredakan kekhawatiran monarki Arab Teluk yang secara historis melihat ideologi revolusioner Iran sebagai ancaman agar bersedia bersatu dan memperkuat pertahanan bersama dalam menghadapi tekanan Barat.




0 comments: