Cerita dimulai dengan Pengadilan Internasional Kejaksaan, atau ICJ, yang merupakan pengadilan terbesar di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
ICJ memberikan tiga perintah penting kepada Israel, memberitahu mereka untuk melindungi rakyat Palestina di Gaza dari terluka parah.
Perintah-perintah ini bukan hanya saran tetapi adalah aturan yang harus dipatuhi oleh Israel secara hukum. Afrika Selatan mengatakan bahwa Israel tidak mengikuti perintah-perintah ini.
Jadi, pada 25 Agustus 2026, Afrika Selatan mengirimkan laporan lengkap dengan bukti kepada ICJ untuk menunjukkan bahwa Israel tidak mematuhi. Laporan ini membantu para hakim melihat apa yang sedang terjadi dan memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Dalam laporan tersebut, Afrika Selatan membahas banyak hal yang telah terjadi di Gaza. Mereka mengatakan bahwa lebih dari 73.000 warga Palestina telah terbunuh dan sekitar 174.000 lainnya terluka sejak Oktober 2023.
Banyak yang selamat mengalami luka serius, dan beberapa harus kehilangan anggota tubuh. Bahkan setelah jeda dalam pertempuran, Afrika Selatan mengatakan bahwa satu anak Palestina masih terbunuh setiap hari karena pertempuran.
Kehidupan di Gaza menjadi semakin sulit, dengan orang-orang memiliki lebih sedikit ruang, air bersih, layanan kesehatan, dan kebutuhan lain untuk hidup.
Afrika Selatan telah melakukan hal semacam ini sebelumnya. Sejak 2024, mereka telah memberikan laporan kepada Dewan Keamanan PBB dan kelompok PBB lainnya berkali-kali, meminta negara-negara lain mengikuti aturan dan menghentikan tindakan mengerikan seperti genosida.
Pernyataan mereka juga membahas masalah lain, seperti orang Palestina yang ditahan secara tidak adil, laporan penyiksaan dan kekerasan seksual di penjara, serta bagaimana jurnalis asing dan tim PBB tidak mudah masuk ke Gaza untuk melihat apa yang sedang terjadi.
Pada akhirnya, Afrika Selatan mengatakan bahwa tindakan mereka tidak hanya untuk membantu Palestina tetapi juga untuk memastikan Mahkamah Internasional (ICJ) tetap dipercaya sebagai pengadilan dunia yang adil, sehingga keputusan-keputusannya diambil secara serius dan diikuti.







0 comments:
Posting Komentar