Biotherm dikenal dengan koleksi wewangian yang terinspirasi oleh kebebasan, kesegaran alam, dan lautan. Sebagai merek perawatan mewah asal Prancis, Biotherm menciptakan parfum dan body mist yang menyegarkan tubuh, melembapkan kulit, dan memberikan energi baru dengan sentuhan aroma akuatik dan citrus. Terdapat beberapa wewangian kebebasan dari Biotherm.
Salah satunya adalah Biotherm Eau Pure, wewangian segar yang terinspirasi oleh air terjun dan mengandung aroma esensial lemon, jeruk grapefruit, kiwi, dan green tea untuk memberikan kesegaran seperti spa. Kemudian, Biotherm Eau Océane, wewangian bunga akuatik yang mencerminkan kekuatan dan kesegaran laut dengan aroma bergamot, lemon, melati, dan cedar yang memberikan kebebasan melalui harumannya.
Selain itu, Biotherm L'Eau Fragrance of Lait Corporel terinspirasi dari ikon losion tubuh Biotherm, wewangian citrus ini memadukan minyak esensial jeruk, tangerine, dan bergamot dengan sentuhan lembut freesia dan kayu cedar. Ada juga Biotherm Homme, rangkaian wewangian dan perawatan khusus pria untuk menambah daya tarik, kesegaran, dan kepercayaan diri. Wewangian ini dapat disemprotkan ke seluruh tubuh untuk menyegarkan kulit kapan saja.
Penciptaan dan penggabungan wewangian merupakan seni dalam mencampur berbagai aroma untuk menciptakan aroma yang unik dan personal. Proses ini melibatkan pencampuran minyak esensial, pemahaman tentang notes aroma, serta teknik penggabungan yang tepat agar menghasilkan harmoni yang sempurna.
Dasar Penciptaan Wewangian
Menciptakan wewangian yang seimbang memerlukan pemahaman tentang tiga lapisan aroma yang akan tercium seiring waktu:
Top Notes (Nada Atas): Aroma yang pertama kali tercium saat disemprotkan namun cepat menguap, biasanya bernuansa citrus (lemon) atau mint.
Dasar Penciptaan Wewangian
Menciptakan wewangian yang seimbang memerlukan pemahaman tentang tiga lapisan aroma yang akan tercium seiring waktu:
Top Notes (Nada Atas): Aroma yang pertama kali tercium saat disemprotkan namun cepat menguap, biasanya bernuansa citrus (lemon) atau mint.
Middle Notes (Nada Tengah): Dikenal sebagai "jantung" parfum, muncul setelah top notes memudar. Umumnya terdiri dari aroma bunga (mawar, melati) atau rempah.
Base Notes (Nada Dasar): Aroma yang paling tahan lama dan memberikan kedalaman pada parfum. Contohnya meliputi vanilla, kayu (cedarwood), atau musk.
Dalam pembuatan parfum dasar, biasanya diterapkan aturan 30-50-20, yakni 30% untuk nada atas, 50% nada tengah, dan 20% nada dasar. Bahan baku utamanya terdiri dari bibit wewangian yang dicampur dengan pelarut seperti ethanol absolut atau alkohol murni.
Kombinasi Aroma (Layering Parfum)
Mencampur dua atau lebih parfum langsung di kulit atau pakaian dikenal sebagai layering. Trik ini sangat populer untuk memiliki aroma signature yang eksklusif dan berbeda dari yang lain.
Panduan aman untuk melakukan layering:
- Kombinasi Floral & Woody: Padukan wewangian bunga (seperti mawar) dengan aroma kayu (cedarwood/sandalwood) untuk memberikan dimensi yang elegan dan unik.
- Kombinasi Gourmand & Spice: Padukan aroma manis intens seperti vanilla dengan rempah-rempah yang hangat untuk memberikan kesan sillage (jejak wangi) yang kuat.
- Mulai dari yang Ringan: Bagi pemula, mulailah dengan menyemprotkan aroma yang ringan (seperti buah atau bunga) terlebih dahulu, lalu lapisi dengan aroma yang lebih kuat.
Konsentrasi Aroma Parfum
Eau Fraîche adalah salah satu jenis konsentrasi parfum dengan kadar minyak parfum yang paling rendah. Biasanya mengandung sekitar 1-3% minyak parfum, dengan sebagian besar terdiri dari air dan sedikit alkohol.
Ciri-cirinya:
- Aromanya sangat ringan dan segar.
- Ketahanannya sekitar 1-2 jam, tergantung pada jenis kulit, cuaca, dan aktivitas.
- Cocok digunakan setelah mandi, saat cuaca panas, atau saat menginginkan aroma yang tidak terlalu kuat.
- Biasanya lebih lembut di kulit daripada jenis parfum dengan kandungan alkohol yang lebih tinggi.
Urutan konsentrasi parfum dari yang paling tahan lama hingga paling ringan adalah:
- Parfum (Extrait de Parfum): sekitar 20-40% minyak parfum (bertahan 8-12+ jam).
- Eau de Parfum (EDP): sekitar 15-20% (bertahan 6-8 jam).
- Eau de Toilette (EDT): sekitar 5-15% (bertahan 3-5 jam).
- Eau de Cologne (EDC): sekitar 2-5% (bertahan 2-4 jam).
- Eau Fraîche: sekitar 1-3% (bertahan 1-2 jam).
Meskipun namanya mengandung kata "Fraîche" (bahasa Prancis yang berarti "segar"), istilah ini tidak mengacu pada jenis aroma, melainkan tingkat konsentrasi parfum. Eau Fraîche bisa memiliki aroma citrus, floral, aquatic, woody, atau jenis aroma lainnya, tetapi semuanya cenderung terasa lebih ringan daripada konsentrasi parfum yang lebih tinggi.







0 comments:
Posting Komentar