Jumat, 10 Juli 2026

Fungsi bimbingan sosial yang dilakukan oleh guru

Posted By: Aa channel media - Juli 10, 2026


Dalam perkembangan dan kehidupan manusia, berbagai layanan diciptakan dan dilaksanakan. Masing-masing layanan tersebut bermanfaat untuk memperlancar proses dan memberikan dampak positif sebesar-besarnya, khususnya dalam bidang tertentu yang menjadi fokus layanan tersebut.

Misalnya, layanan di bidang hukum dirancang agar masyarakat lebih sadar hukum. Manfaat yang diperoleh dari suatu layanan adalah hasil dari pelaksanaan fungsinya. Suatu layanan tidak dapat dianggap berfungsi jika tidak menunjukkan kegunaan atau manfaat tertentu.

Fungsi bimbingan sosial dari guru, jika dilihat dari manfaatnya, dapat dibagi menjadi empat fungsi:

(a) fungsi pemahaman,
(b) fungsi pencegahan,
(c) fungsi pengentasan, dan

Fungsi pemahaman mencakup pemahaman tentang diri klien dan permasalahannya, serta lingkungan klien oleh klien sendiri dan pihak-pihak yang membantu. Pemahaman ini menjadi dasar bagi upaya pemberian bantuan kepada klien. Guru atau pembimbing harus terlebih dahulu memahami individu yang akan dibantu, termasuk latar belakang, kekuatan, kelemahan, dan kondisi lingkungannya. Dalam konteks ini, sejak klien masih dalam pendidikan, hubungan dengan teman sebaya juga perlu dipahami.

Pemahaman tentang masalah klien menjadi dasar untuk penanganan yang efektif. Tanpa memahami masalahnya, tidak mungkin dilakukan penanganan yang tepat. Pemahaman ini meliputi jenis, intensitas, sebab, dan potensi perkembangan masalah.

Pemahaman lingkungan yang lebih luas juga penting. Kondisi tempat tinggal, sosio-ekonomi, dan hubungan sosial ikut memengaruhi individu tersebut.

Fungsi pencegahan bertujuan menghindarkan individu dari permasalahan. Pencegahan diterima secara positif sebagai langkah bijak sebelum masalah terjadi. Lingkungan yang baik memberikan dampak positif sehingga perlu dijaga dan dikembangkan. Lingkungan yang berpotensi negatif harus diubah agar perkiraan dampak negatif tidak menjadi kenyataan.

Guru atau pembimbing dalam upaya pencegahan bisa melakukan:
  1. Memperbaiki lingkungan yang bisa berdampak negatif,
  2. Memperbaiki kondisi pribadi klien,
  3. Meningkatkan kemampuan individu untuk kemajuan dirinya,
  4. Menghindari risiko besar dan mencari manfaat, serta
  5. Menggalang dukungan kelompok bagi individu terkait.

Untuk fungsi pengentasan, setiap masalah memiliki karakteristik unik sehingga penanganan harus disesuaikan. Guru atau pembimbing harus siap dengan bahan dan keterampilan untuk menangani berbagai masalah; pengentasan biasanya berdasarkan diagnosis, dengan cara mirip dalam dunia medis tapi diterapkan dalam bimbingan dan konseling.

0 comments: