Sabtu, 04 Juli 2026

Bakteri yang mampu membunuh parasit malaria telah ditemukan, namun bakteri tersebut malah ditemukan memiliki kemampuan sebaliknya

Posted By: Aa channel media - Juli 04, 2026


Peneliti dari John Hopkins Bloomberg School of Public Health menemukan bakteri yang dapat membunuh parasit penyebab malaria pada manusia. Mereka menemukan bakteri ini dalam tubuh nyamuk Anopheles, yang merupakan penyebar penyakit malaria. 


Bakteri tersebut adalah jenis enterobacter yang secara alami berada di usus nyamuk. Enterobacter ini bertindak dengan memproduksi jenis reaksi oksigen yang dapat membunuh parasit malaria.


Para peneliti menyatakan bahwa bakteri dalam usus nyamuk dapat merangsang sistem kekebalan tubuh nyamuk dan dengan demikian secara tidak langsung menghambat perkembangan parasit malaria. 

Mereka menemukan bahwa bakteri tertentu dapat menghambat pertumbuhan parasit malaria dengan memproduksi radikal bebas yang merusak plasmodium dalam usus nyamuk.

Penemuan ini sangat menarik karena dapat menjelaskan mengapa nyamuk dari jenis yang sama dan keturunannya memiliki tingkat ketahanan yang berbeda terhadap parasit. Hal ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan metode baru dalam menghentikan penyebaran penyakit malaria.

Dalam penelitian ini, bakteri enterobacter diisolasi dari usus nyamuk Anopheles yang dikumpulkan di dekat John Hopkins Malaria Researcher Institute di Macha, Zambia. Sebanyak 25 persen nyamuk yang dikumpulkan ternyata mengandung bakteri tersebut. 

Studi laboratorium menunjukkan bahwa bakteri tersebut mampu menghambat pertumbuhan Plasmodium lebih dari 99 persen, baik dalam usus nyamuk maupun dalam tabung percobaan yang biasa digunakan untuk menguji parasit malaria pada manusia.



0 comments: