Sabtu, 04 Juli 2026

Aliya menjadi pencari kayu bakar demi bisa makan

Posted By: Aa channel media - Juli 04, 2026


Ayah meninggal dan ibu menikah lagi, Aliya terpaksa menjadi pencari kayu bakar demi bisa makan. Seharusnya tangan kecilnya digunakan untuk memegang pensil, bukan kayu bakar. Meskipun masih duduk di kelas 2 SD, Aliya harus hidup sendirian karena kedua orang tuanya sudah tiada.


Pukul 10 pagi, ketika teman-temannya pulang untuk bermain, Aliya malah berjalan jauh ke hutan. Bukan untuk bermain, melainkan untuk mencari kayu bakar agar bisa makan hari itu. Dengan tekun, ia mengikat kayu bakar menjadi beberapa ikat. Namun penjualan kayu bakarnya tidak selalu lancar, kadang terjual, kadang tidak. Jika tidak laku, Aliya hanya bisa makan nasi tanpa lauk di rumah sederhana yang ditinggalkan oleh ayahnya.

Sejak sang ayah meninggal satu setengah tahun yang lalu dan ibunya menikah lagi, Aliya harus belajar memasak, bertahan, dan kuat sebelum waktunya. Meskipun kakinya sering tertusuk duri dan kepalanya sakit menahan beban kayu, yang lebih berat baginya adalah risiko kehilangan kesempatan untuk bersekolah. Jika keadaan terus berlanjut, mungkin Aliya harus berhenti sekolah demi bertahan hidup.



0 comments: