Tidak bisa dipungkiri bahwa kaum Afro-Amerika sering kali diabaikan dan dianggap rendah oleh sebagian orang. Mereka seringkali dipandang sebelah mata dan dianggap kurang cerdas. Namun, sisi lain yang tidak boleh dilupakan adalah kontribusi mereka dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berharga bagi umat manusia.
Thomas L. Jennings (1791-1856) merupakan seorang pengusaha binatu di New York yang menemukan metode dry cleaning. Ia menjadi orang Afro-Amerika pertama yang memegang hak paten atas penemuannya.
George Washington Carver (1864-1943) adalah seorang pakar botanik yang mengembangkan tanaman alternatif seperti ubi jalar, kacang tanah, dan kedelai. Ia juga menemukan bahwa legum dapat mengubah nitrat kembali ke tanah, yang berpengaruh besar dalam ilmu pertanian.
Norbert Rillieux (1806-1894) adalah ilmuwan yang menemukan evaporator untuk proses kristalisasi gula. Ia lahir dari keluarga campuran Prancis dan Afro-Amerika di New Orleans.
Garrett Augustus Morgan (1877-1963) dikenal sebagai penemu Lampu Lalu Lintas otomatis yang membantu mengurangi kecelakaan di jalan raya. Ia juga menciptakan masker gas dan sistem pelurusan rambut.
Dr. Patricia Bath (1942) menemukan Cataract Laser Probe, pengobatan katarak dengan metode laser yang revolusioner. Ia juga pendiri American Institute untuk pencegahan kebutaan dan merupakan dokter wanita Afro-Amerika pertama yang mendapatkan paten atas penemuannya.
Dr. Mark Dean adalah ilmuwan yang memimpin tim pengembangan bus ISA di IBM, yang membuat komputer pribadi menjadi lebih cepat dan efisien. Dia juga memimpin tim yang menciptakan chip prosesor komputer 1 GigaHertz.
Edmond Berger diyakini menemukan busi pada tahun 1839, meskipun tidak pernah mematenkan penemuannya.







0 comments:
Posting Komentar