Kisah dimulainya dan perjuangan mendirikan Kaskus adalah sebuah cerita yang menarik. Ide awal dan upaya keras dalam membangun platform komunitas online ini menjadi sebuah perjalanan yang patut diapresiasi.
Kaskus.com atau Kaskus.co.id mungkin sudah tidak asing lagi bagi pengguna internet. Situs ini memiliki lebih dari 4,5 juta member terdaftar dan menerima kunjungan dari 900 ribu orang setiap harinya. Kaskus terdiri dari dua bagian utama, yaitu Forum Kaskus dan Forum Jual Beli Kaskus (FJB). Kaskus merupakan situs Forum komunitas terbesar di Indonesia.
Andrew Darwis, yang merupakan Chief Tekhnologi Officer dari
PT Darma Media Indonesia dan Owner Kaskus Network, berperan penting dalam membangun Kaskus. Awal mula Kaskus hanya merupakan sebuah ide yang direalisasikan oleh Andrew, Ronald, dan Budi untuk mengobati kerinduan mereka terhadap Indonesia saat sedang belajar di luar negeri. Andrew Darwis menekuni bidang Multimedia dan Web Design di
Art Institute of Seattle dari tahun 1993 hingga 2003, dan melanjutkan studinya dengan mengambil jurusan Master of Computer Science di
Seattle University dari tahun 2003 hingga 2004.
Dengan modal awal sebesar 3 USD$, Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan berhasil mewujudkan ide mereka dengan menciptakan portal web yang berisi informasi dan berita seputar Indonesia. Meskipun Kaskus tidak menghasilkan keuntungan dalam 3 tahun pertama, semangat untuk terus membesarkan situs tetap menyala di dalam diri Andrew Darwis, yang tidak pernah menyerah meskipun harus melanjutkan perjalanan sendirian.
Suatu ketika,
Ken Dean Lawadinata, sahabat dekat Andrew Darwis, memberikan dorongan yang besar bagi Andrew untuk terus maju dan mengembangkan Kaskus, memenuhi impian mereka. Bersama Ken, Andrew kembali mendapatkan semangatnya dan bangkit dari kegagalan. Sampai pada titik ini, Kaskus menjadi perusahaan yang profesional dengan nama PT Darma Media Indonesia. Ken Dean Lawadinata saat ini menjabat sebagai CEO Kaskus Networks.
"Kemenangan terbesar dalam hidup bukanlah saat kita tidak pernah jatuh, tetapi saat kita bangkit setiap kali kita terjatuh." -
Nelson Mandela
Setiap perjuangan pasti akan dihadapi dengan rintangan dan masalah. Perjuangan Andrew dan Ken tidak berhenti di sini, mereka bahkan menghabiskan Rp. 400 juta untuk mempromosikan Kaskus dalam berbagai event, meskipun hasilnya kurang memuaskan.
No Pain No Gain, perencanaan yang matang, keseriusan, keberanian, mengambil tindakan, dan menghadapi risiko adalah kunci keberhasilan. Mungkin uang sebesar Rp. 440 juta itu tidak terasa lagi, karena itulah bagian dari perjuangan bagi mereka yang telah sukses dalam mengelola Kaskus seperti sekarang.
Tidak hanya itu, Kaskus pun pernah mengalami masalah ketika dianggap sebagai situs yang berisi konten porno dan hampir dihapus oleh pemerintah Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu, hal tersebut terlupakan karena Kaskus terus menyajikan konten yang positif dan bermanfaat. Banyak Kaskuser yang telah sukses sebagai penjual online di FJB Kaskus.
Siapa yang tidak kenal dengan Kaskus.com atau Kaskus.co.id? Situs yang memiliki lebih dari 4,5 juta member terdaftar dan 900 ribu kunjungan orang setiap harinya. Kaskus terdiri dari dua bagian utama, yaitu Forum Kaskus dan Forum Jual Beli Kaskus (FJB). Kaskus merupakan situs Forum komunitas dunia maya terbesar di Indonesia.
Awal Mula dan Perjuangan Mendirikan Kaskus yang dilakukan terutama oleh Andrew Darwis sangat menginspirasi setiap orang.
Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan adalah orang-orang di balik kesuksesan Kaskus. Kaskus sendiri merupakan singkatan dari Kasat Kusut. Awal mula Kaskus hanya bermula dari ide-ide, membuat portal berita, dan berisi informasi untuk mengobati rasa rindu Andrew, Ronald, dan Budi terhadap Indonesia saat mereka sedang menuntut ilmu di luar negeri. Meskipun Budi dan Ronald akhirnya menyerah, semangat Andrew untuk mendirikan dan membesarkan Kaskus tetap berkobar.
Ketika seorang teman dekat, Ken Dean Lawadinata, memberikan dorongan dan keyakinan kepada Andrew untuk lebih maju mengembangkan Kaskus, semangatnya pun kembali membara. Bersama Ken, Andrew bangkit dari kegagalan dan saat ini Kaskus telah berkembang menjadi perusahaan profesional dengan nama PT Darma Media Indonesia. Kemenangan sejati bukanlah ketika seseorang tidak pernah jatuh, tetapi ketika mereka bangkit setiap kali terjatuh.
Setiap usaha pasti akan menghadapi rintangan dan masalah, namun dengan perencanaan yang matang, keseriusan, keberanian, serta mengambil tindakan dan risiko, kesuksesan tidak akan terelakkan. Meski menghabiskan uang dalam jumlah besar untuk mempromosikan Kaskus, Andrew dan Ken tidak pernah menyerah. Meski sempat tercoreng oleh kontroversi, Kaskus terus tumbuh dan menyajikan konten positif yang bermanfaat. Pelajaran berharga dapat diambil dari perjalanan dan perjuangan mendirikan Kaskus yang penuh liku-liku.
0 comments:
Posting Komentar