Selasa, 16 Juni 2026

5 faktor lain yang dapat mempengaruhi kehamilan kembar selain faktor keturunan

Posted By: Aa channel media - Juni 16, 2026


Memiliki anak kembar tentu memiliki keunikan dan kebahagiaan tersendiri bagi sebagian orang, namun bagi sebagian lainnya dapat menjadi suatu beban dengan lahirnya anak kembar. Namun, yang pasti seorang ibu yang melahirkan anak kembar akan sangat bahagia dengan kehadiran dua buah hati yang imut dengan wajah yang mirip satu sama lain. 


Ternyata, kehamilan kembar tidak hanya disebabkan oleh faktor genetik, namun juga ada faktor lain yang dapat menyebabkan seorang ibu hamil kembar.


Faktor keturunan memang menjadi hal utama karena gen tersebut dapat diwariskan ke generasi selanjutnya. Walaupun belum diketahui dengan pasti gen mana yang menyebabkan hiperovulasi (ovulasi berlebihan), namun ilmuwan dan dokter telah mengidentifikasi beberapa aspek lain yang dapat mempengaruhi kehamilan ganda pada seorang perempuan.

Ada lima faktor selain faktor keturunan yang dapat mempengaruhi kehamilan kembar, antara lain:

1. Usia ibu saat mengandung: Peluang memiliki kehamilan kembar meningkat pada usia 35 hingga 39 tahun karena wanita dengan usia tersebut menghasilkan hormon folikel stimulating (FSH) lebih banyak, sehingga bisa melepaskan lebih dari satu sel telur dalam satu siklus.
2. Tinggi dan berat badan ibu: Wanita yang memiliki tubuh tinggi dan sedikit gemuk cenderung lebih sering memiliki kehamilan kembar.
3. Ras: Kehamilan kembar lebih umum terjadi pada ras Afrika Amerika dan lebih jarang terjadi pada ras Hispanik dan Asia.
4. Pengaruh dari kehamilan sebelumnya: Wanita yang telah hamil sebelumnya cenderung lebih mudah memiliki kehamilan kembar daripada wanita yang baru pertama kali hamil.
5. Makanan yang dikonsumsi: Konsumsi makanan seperti kentang manis atau ubi-ubian yang mengandung zat kimia tertentu dapat memicu hiperovulasi. 

Selain itu, konsumsi susu secara teratur juga dapat mempengaruhi kemungkinan kehamilan kembar.



0 comments: