Sabtu siang yang mendung di Pekanbaru. Matahari tidak terlalu terik, cuaca sangat cocok untuk pergi ke salon langganan dan potong rambut. Sesampainya di salon, saya langsung keramas. Ternyata penata rambut biasa tidak ada, dan yang mengkeramas rambut saya terlihat seperti masih belajar. Meskipun agak kurang mantap, tidak masalah karena saya sudah keramas pagi tadi. Cuaca yang begitu bagus membuat saya tidak mau mengeluh tentang hal-hal kecil seperti ini.
Setelah keramas selesai, saya bertanya pada penata rambut, "Apakah cukup dirapihkan saja seperti biasanya?" Dia menjawab, "Iya, sebaiknya dipotong tipis saja. Bentuk kepalamu bagus kok, tidak perlu khawatir." Saya agak ragu karena model rambut saya sudah lama tidak berubah, tetapi akhirnya saya setuju.
Dengan hati-hati, saya mempercayakan penata rambut untuk memotong rambut saya. Setelah proses pemotongan selesai, saya membuka mata dan melihat hasilnya di kaca. "Bagus kok, tidak ada masalah," kata penata rambut. Saya merasakan degupan jantung yang cepat, namun pada akhirnya saya merasa lega.
Dalam hati saya berkata, "Sing tabah, yo, le...sing kuat, cah baguuuss..." Setiap pemotongan rambut selalu membawa ketegangan sendiri, tetapi pada akhirnya saya merasa puas dengan hasilnya.
Minggu, 17 Mei 2026
Filled Under
Motivasi
Tak ada yang benar atau salah, tetapi pemikiranlah yang membuatnya demikian
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 comments:
Posting Komentar