Bercerita tentang pengalaman menyenangkan di Paris, aku dan teman-teman berkeliling kota dengan metro yang artistik. Saat tiba di Museum Louvre, kami takjub melihat piramida kaca di tengahnya. Meskipun hanya berjalan-jalan di sekitar museum, kami sudah merasa takjub dengan keindahannya.
Selain Museum Louvre, kami juga mengunjungi tempat-tempat terkenal lain seperti Katedral Notre Dame, Arc de Triomphe, Grand Palais, Concorde, dan tentu saja Menara Eiffel yang ikonis. Perjalanan dari Belanda ke Paris dengan bis Eurolines memakan waktu delapan jam, namun tak terasa karena perjalanan malamnya.
Metro di Paris menjadi daya tarik sendiri. Dengan tiket murah seharga 4,5 euro untuk keliling kota, kami merasa seperti tikus menjelajahi labirin bawah tanah yang rumit namun mempesona. Setiap kali keluar dari stasiun metro, kami disuguhi pemandangan yang mengesankan seperti Menara Eiffel, Arc de Triomphe, dan bangunan-bangunan megah lainnya.
Namun, nasib apes menimpa saat karcisku hilang. Aku terpaksa membeli karcis lagi, serta kehilangan buku referensi selama di Belanda. Meskipun demikian, dengan senyum, temanku mengatakan, "Anggap saja sebagai buang sial di Paris." Yowis..
Jumat, 15 Mei 2026
Filled Under
Motivasi
Menjadi seekor tikus menjelajahi Paris
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 comments:
Posting Komentar