Kampung yang berada di sekitar Tanah Abang dikenal sebagai tempat tinggal dari seorang Cina kaya dan baik hati bernama Tan Teng Sien. Karena sikap baik dan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar, Teng Sien cepat menjadi terkenal di daerah tersebut. Pada masa itu, daerah sekitar masih dihuni oleh hutan yang banyak ditumbuhi pohon karet.
Ketika Teng Sien meninggal, banyak orang yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir, bahkan ada yang datang dari luar Jakarta, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masyarakat sekitar pun mulai menyebut daerah tersebut sebagai Karet Tengsin, sebagai bentuk penghormatan dan pengingat akan jasa-jasa Teng Sien. Hingga kini, daerah tersebut tetap dikenal dengan nama Karet Tengsin karena keberadaan pohon karet yang melimpah di masa lalu.







0 comments:
Posting Komentar