Kamis, 16 April 2026

Wahai para orang tua Muslim, ajarkanlah anak-anak kalian cara untuk sholat

Posted By: Aa channel media - April 16, 2026

Dari 'Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah Shallallohu 'Alaihi Wa Sallam pernah bersabda, "Ajarilah anak-anak kalian untuk melaksanakan shalat saat mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka jika pada usia sepuluh tahun tidak menjalankan shalat, serta pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka." (HR. Abu Dawud dengan sanad yang hasan). Anak-anak kita adalah amanah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dan tentu kita ingin mereka menjadi anak yang shalih, serta mendapatkan keberkahan dari Allah baik di dunia maupun di akhirat. 

Kita semua adalah contoh teladan bagi anak-anak kita, dan ingatlah sabda Rasulullah Shallallohu 'Alaihi Wa Sallam, "Apabila seseorang meninggal, amalannya terputus kecuali tiga hal: salah satunya adalah anak shalih yang mendoakannya." (HR. Muslim). Oleh karena itu, tujuan utama kita adalah mendidik anak-anak kita agar menjadi shalih. Shalat adalah cahaya, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallohu 'Alaihi Wa Sallam, "Dan shalat menjadi penyejuk bagiku." (HR. at-Thabrani, dishahihkan oleh al-Albani). Beliau juga mencatat bahwa Islam adalah puncak segala hal dan tiangnya adalah shalat, serta shalat akan menjadi amalan pertama yang dihisab pada hari Kiamat, dan masih banyak lagi keutamaan shalat.

Bagaimana cara mendidik anak agar rajin shalat? Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, "Dan perintahkanlah keluargamu untuk mendirikan shalat dan bersabarlah dalam mengerjakannya." (QS. Thaha: 132). Masa kanak-kanak bukanlah masa taklif (pembebanan syari'at), melainkan masa persiapan, latihan, dan pembiasaan sebelum mencapai usia baligh. Berikut adalah tahapan-tahapan pengajaran shalat:

1. Tahapan pemberian semangat dan motivasi anak untuk shalat:
Sejak dini, ajari anak hukum-hukum thaharah, pentingnya menjaga kebersihan, dan hubungannya dengan shalat. Ajarkan surat al-Fatihah dan surat-surat pendek, serta tata cara wudhu.

2. Tahapan antara tujuh hingga sepuluh tahun:
Mulailah mengajari anak untuk shalat fardu satu atau dua kali sehari sejak usia tujuh tahun. Pada usia ini, berikan perhatian khusus terhadap pembiasaan shalat.

3. Tahapan perintah shalat dan pukulan apabila meninggalkannya:
Setelah anak mencapai usia sepuluh tahun, berikan peringatan dan hukuman ringan jika mereka terus meninggalkan shalat.

Dalam proses pendidikan ini, penting untuk selalu memberikan contoh yang baik dan mendukung antara kedua orang tua. Selain itu, do'a dan kesepakatan bersama dalam mendidik anak juga sangat diperlukan. Semoga dengan pendidikan yang benar, anak-anak kita dapat tumbuh menjadi individu yang taat beragama dan bermanfaat bagi agama, diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.


 

0 comments:

Posting Komentar