Sebelum kita mengenal sejarah Perkembangan Komputer, saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang apa itu Komputer. Istilah komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Komputer adalah sistem elektronik yang dirancang untuk memanipulasi data dengan cepat dan tepat, serta menerima, menyimpan, memproses, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi yang tersimpan di dalam memori secara otomatis.
Generasi Pertama Pada tahun 1941, insinyur Jerman Konrad Zuse berhasil membangun komputer Z3 yang digunakan untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali. Komputer generasi pertama berlangsung dari tahun 1941 hingga 1959. Pada masa ini, komputer-komputer raksasa seperti Z3, Colossus, ENIAC, EDVAC, EDSAC, UNIVAC I menjadi populer. Komputer pada generasi pertama memiliki ukuran besar hampir sebesar kamar tidur, menggunakan tube vakum dalam jumlah yang banyak, membutuhkan daya listrik yang besar, menggunakan bahasa mesin, dan hanya dapat digunakan oleh orang yang terlatih. Komputer generasi pertama ini dikenal sebagai "komputer dinosaurus" karena ukurannya yang besar.
Generasi ke-Dua Pada tahun 1948, penemuan transistor memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di komputer, televisi, dan radio. Penggunaan transistor dalam komputer dimulai pada tahun 1956. Selain transistor, pengembangan memori inti-magnetik juga membantu perkembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, cepat, handal, dan hemat energi. Komputer generasi kedua ini lebih efisien dalam pemrosesan data dibandingkan pendahulunya, serta penggunaan bahasa assembly seperti Fortran dan Cobol memudahkan pengoperasiannya. Beberapa contoh komputer pada masa ini adalah Stretch, LARC, DEC PDP-8, IBM 1401, IBM 7090, dan IBM 7094. Pada era 1960-1964, komputer generasi kedua banyak digunakan di berbagai perusahaan terutama dalam bidang bisnis. Ukuran komputer generasi kedua lebih kecil, seukuran lemari, dan dikenal dengan penggunaan printer, memori, disket, dan sistem operasi.
Karakteristik komputer generasi kedua termasuk berorientasi pada bidang bisnis dan teknik, efisiensi dalam pengeluaran panas, kemampuan untuk menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti FORTRAN, COBOL, ALGOL, serta memiliki kapasitas memori yang lebih besar. Proses operasinya juga lebih cepat, mampu melakukan jutaan operasi per detik, dan membutuhkan daya listrik yang lebih sedikit. Selain itu, komputer generasi kedua mulai mengadopsi penyimpanan data dengan disk storage.
Sementara itu, komputer generasi ketiga memiliki keunggulan dalam hal ukuran yang lebih kecil, efisiensi dalam pengeluaran panas, dan telah mengenal penggunaan Magnetic Tape dan Magnetic Disk. Kemampuan untuk menyimpan data juga semakin besar. Pada generasi ketiga ini, penggunaan transistor menggantikan Transistor tube vakum yang lebih efisien dalam menghasilkan panas. Pengembangan sirkuit terintegrasi oleh Jack Kilby juga memberikan dampak positif pada ukuran komputer yang semakin kecil tanpa mengurangi kinerjanya.
Komputer generasi ketiga juga mampu menerapkan konsep multi processing, berkomunikasi dengan peralatan lain, menggunakan Integrated Circuit (IC) dalam bentuk chip, serta menjalankan program dengan bahasa tingkat tinggi seperti BASIC, FORTRAN, COBOL. Prosesor yang cepat, kapasitas penyimpanan yang lebih besar, ukuran yang lebih kecil, serta kemampuan multi programming dan multi processing juga menjadi ciri khas dari komputer generasi ketiga. Integrasi antara software dan hardware dalam sistem operasi juga menjadi fitur penting pada era ini.
Generasi keempat komputer adalah zaman di mana kita menggunakan komputer saat ini. Pada periode ini, berbagai IC digabungkan menjadi satu komponen yang disebut VLSI (Very Large Scale IC). Penggunaan perangkat lunak yang semakin mudah dan berkembang mulai diterapkan pada komputer-komputer rumahan, seperti word processing dan spreadsheet, dan jaringan internet juga semakin luas. Penggunaan mikroprosesor tidak hanya terbatas pada komputer, tetapi juga diaplikasikan pada produk-produk elektronik lainnya, seperti televisi dan microwave. Komputer generasi keempat memiliki komponen elektronik yang menggunakan mikrochip, namun ukurannya lebih kecil, membuat komputer lebih sederhana.
Ciri khas komputer generasi keempat adalah penggunaan LSI dan pengenalan VLSI yang memungkinkan kapasitas rangkaian mencapai 100.000 komponen tiap chip. Selain itu, jaringan komputer lokal mulai dikembangkan menggunakan ARCNET. Program-program dibuat dengan bahasa BASIC, FORTRAN, COBOL, dan PASCAL. Komputer generasi keempat memiliki sifat-sifat seperti ukuran yang lebih kecil, penerapan Multi Programming dan Multi Processing, serta pengenalan DataBase Management System (DBMS).
Pada generasi kelima, ditandai dengan munculnya LSI, microprocessor, dan semiconductor. Banyak perusahaan yang memproduksi microprocessor seperti Intel Corporation, Motorola, dan Zilog. Komputer Pentium-4 merupakan produk terbaru dari Intel Corporation dengan peningkatan kecepatan hingga 2 Ghz. Gambar-gambar yang ditampilkan menjadi lebih halus dan tajam, serta kecepatan memproses, mengirim, dan menerima gambar juga semakin cepat. Generasi kelima fokus pada AI (Artificial Intelligence), yang berkaitan dengan penggunaan komputer untuk mengeksekusi tugas-tugas yang menyerupai tingkah laku manusia.
Ciri-ciri komputer generasi kelima mencakup pengembangan yang dipelopori oleh Jepang, penggunaan chip VLSI terbaru, pembuatan program dengan bahasa PROLOG dan LISP, serta fokus pada AI. Komputer generasi kelima dapat menerjemahkan dari satu bahasa ke bahasa lain, membuat pertimbangan logis, mendengarkan perintah yang diucapkan, dan mengolah gambar serta grafik dengan cara yang sama dengan mengolah kata.
Generasi ke-Enam (sekarang/masa depan)
Dengan adanya Teknologi Komputer yang ada saat ini, sulit untuk membayangkan seperti apa komputer masa depan akan menjadi. Dengan teknologi yang ada saat ini, kita sudah merasa bisa "memegang dunia". Para ilmuwan komputer meyakini bahwa suatu saat akan ada teknologi biochip yang terbuat dari bahan protein sintetis. Robot yang dibuat menggunakan bahan ini akan menjadi manusia tiruan. Selain itu, teknologi mikrooptik dan input-output audio juga sedang dalam tahap penelitian dan mungkin akan digunakan oleh komputer di masa depan. Para ahli komputer juga sedang merancang komputer yang tidak memerlukan pengguna untuk menulis atau membuat program. Komputer tanpa program ini mungkin akan menjadi ciri khas generasi komputer yang akan datang.
Sekarang akan dijelaskan apa itu ALU (arithmetic logic unit)?
Arithmetic Logic Unit adalah bagian dari komputer yang bertanggung jawab dalam memproses bilangan. ALU terdiri dari berbagai operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Operasi aritmatika dan logika terbagi dalam beberapa kelas, seperti decimal arithmatic, fixed point arithmatic, floating point arithmatic, dan operasi logika. ALU terdiri dari berbagai komponen elektronik termasuk transistor dan logic gate yang berfungsi untuk melaksanakan perintah matematika dan logika dasar. Contoh operasi logika adalah AND dan OR. ALU juga memiliki tugas untuk membuat keputusan berdasarkan instruksi program.
Bagaimana ALU bekerja?
ALU akan mengikuti perintah dari Control Unit yang terletak di dalam processor. Control Unit akan memberikan perintah sesuai dengan instruksi yang ada di Register. Jika Register memberikan perintah untuk melakukan penjumlahan, maka ALU akan melakukan operasi penjumlahan. Hasil dari ALU akan disimpan dalam sebuah Register atau Flag yang memberikan informasi tentang kondisi Processor. ALU menggunakan kode biner untuk melakukan perhitungan dan biasanya menggunakan system bilangan biner two's complement. Hasil dari perhitungan akan disimpan dalam ALU Output Register sebelum disimpan dalam memori.






0 comments:
Posting Komentar