Senin, 13 April 2026

Catatan Pribadiku

Posted By: Aa channel media - April 13, 2026

Hai, diary tercinta,

Aku tahu sudah larut malam, tapi rasanya aku masih belum bisa tidur sampai sekarang. Aku baru saja selesai shalat tahajud dan masuk kembali ke kamar. Aku juga merasa bingung, sebenarnya aku sangat mengantuk dan lelah setelah seharian menjadi babu, Upik Abu, dan Inem yang tidak seksi (bagaimana bisa dibilang seksi kalau gemuk, hehehe). Aku tidak tahu harus berkata apa, mau bercerita apa. Aku hanya merasakan kelelahan yang tidak bisa kujelaskan.

Hari ini aku hanya diam diri di rumah, bermain dengan anak-anak saja, malas mandi sampai sore (kebiasaan buruk saat liburan), bertengkar dengan seseorang (bikin geger banget!), dan ada konflik di inbox (pertengkaran) karena statusku. Semuanya begitu aneh, tapi biarkanlah, yang sudah berlalu biarlah berlalu untukku. Masih banyak teman-teman baik termasuk kalian yang pastinya peduli padaku, bukan?

Ataukah kalian sebenarnya tidak sayang dan pura-pura peduli padaku? Uuuhhhhh...

Hai, diary,

Sebenarnya aku sangat ngantuk, tapi aku tidak bisa tidur. Aku sedang memikirkan hidup. Mengapa hidup harus dipikirkan? Tanpa dipikirkan, hidup tetap berjalan kan? Aku menatap kedua anakku yang terlelap karena kelelahan bermain dengan aku. Seorang wanita yang harus berperan ganda. Aku sadar, mereka sangat membutuhkan aku! Aku tidak boleh lemah, aku harus kuat dalam segala hal. Tapi, aku HANYA MANUSIA BIASA. Mampukah aku kuat? Insya Allah, karena merekalah kekuatan yang aku miliki.

Diary tercinta,

Aku tahu, aku tidak boleh mengeluh. Hal-hal yang telah lama aku tinggalkan. Aku juga tahu, betapa beruntungnya aku bisa tidur di ruangan yang dingin karena AC, dibandingkan dengan sahabat-sahabatku di Merapi yang berada di bawah tenda pengungsian. Betapa beruntungnya aku, tidak perlu antri ketika ingin ke toilet. Bayangkan mereka? Saat kebelet tapi harus mengantri? Jauh sekali beruntungnya aku. Tidak perlu terpapar debu vulkanik, tidak perlu makan ransum yang rasanya tak terbayangkan.

Aku juga di catering, tapi jauh berbeda. Lalu, mengapa aku terus-menerus mempertanyakan hidupku yang jauh lebih enak dibandingkan dengan mereka? Mengapa tidak melakukan sesuatu yang lebih berarti daripada hanya mengeluh?

Diary tercinta,

Aku tidak diizinkan menjadi sukarelawan padahal sungguh ingin. Lalu, kalau aku tidak bisa menjadi sukarelawan, apakah aku tidak bisa melakukan hal lain? Hanya diam berpangku tangan di depan layar TV? Hanya menatap iba? Bodoh sekali, bukan?

Mengapa tidak ambil wudhu lalu shalat dan berdoa, memiliki kekuatan yang Maha dasyat, jauh lebih berharga daripada kehadiran yang tak bermakna. Alhamdulillah, aku sudah melakukannya. Sekarang, aku ingin tidur, ingin bermimpi dipeluk oleh Brad Pitt, hehehe.

Yuk, aku akan tidur sekarang, semoga besok jika Allah SWT masih memberikan nafas pada aku. Terima kasih sudah membaca. Selamat tidur. Assalamualaikum WR.WB. 



0 comments:

Posting Komentar