• Wahai anakku, janganlah merasa rendah diri lebih dari seekor ayam jantan yang bersuara kokok saat fajar menjelang, padahal kaki masih bertapak kuat di atas tanah.
• Wahai anakku, janganlah abaikan kesempatan taubat, karena kematian tiba tanpa kita sangka.
• Wahai anakku, aku tak pernah menyesali keputusanku untuk diam, karena terkadang diam lebih berharga daripada kata-kata.
• Wahai anakku, berada di sekitar ulama dan mendengarkan nasehat bijaksana adalah cara terbaik untuk membuka hati yang terkunci, seperti hujan yang menghidupkan kembali tanah yang kering.
• Siapa yang berdusta, akan kehilangan kepercayaan yang selama ini dimiliki.
• Siapa yang bersikap buruk, akan hidup dalam kesedihan.
• Mengangkat beban berat lebih mudah daripada berusaha membuat orang yang tidak mau mengerti menjadi mengerti.
• Wahai anakku, pengalaman membawa beban yang berat, tetapi lebih berat lagi memikul tingkah laku tetangga yang buruk.
• Wahai anakku, ketika engkau berada di dunia ini, dunia akan menjadi belakangmu dalam perjalanan menuju akhirat. Semakin jauh langkahmu, semakin dekat dengan akhirat.
• Wahai anakku, teruslah memohon ampunan Allah sepanjang waktu, karena waktu yang telah berlalu tak akan pernah kembali.
• Wahai anakku, hindarilah berhutang karena hutang akan menimbulkan malu di siang hari dan penuh penyesalan di malam hari.
• Wahai anakku, bersandarlah kepada Allah, sehingga engkau tidak akan melakukan dosa terhadap-Nya dan tetaplah takut pada-Nya sambil tidak pernah kehilangan harapan akan rahmat-Nya.
• Wahai anakku, dunia ini bagaikan lautan dalam yang banyak yang tenggelam di dalamnya. Bangunlah bahteramu dengan takwa, kendalikan dengan iman, dan arahkan dengan tawakalmu kepada Allah, semoga selamat sampai ke tujuan.
• Wahai anakku, percayalah bahwa Allah akan melindugi setiap amanah yang diberikan kepada-Nya.
• Wahai anakku, janganlah hidup dalam kepura-puraan karena itu hanya akan menimbulkan ketakutan di waktu malam dan rasa malu di siang hari.
• Wahai anakku, setelah beriman kepada Allah, carilah teman yang baik. Teman yang baik bagaikan pohon tamar, memberikan perlindungan saat terik matahari, menjadi bahan bakar ketika diperlukan, dan menghasilkan buah yang manis untuk dinikmati.





0 comments:
Posting Komentar