Senin, 23 Maret 2026

Kita akan menuai apa yang kita tanam

Posted By: Aa channel media - Maret 23, 2026

Ada seorang kakek yang tinggal bersama anak, menantu, dan cucunya yang berusia 6 tahun. Kakek tersebut memiliki tangan yang rapuh dan sering gemetar, penglihatan buram, serta kesulitan dalam berjalan. Saat keluarga tersebut makan bersama di ruang utama, kakek yang pikun ini selalu mengacaukan suasana makan. Tangannya yang gemetar dan matanya yang rabun membuatnya kesulitan saat menyantap makanan.

Sendok dan garpu sering jatuh, dan ketika mencoba meraih gelas susu, susu sering tumpah basah meja. Anak dan menantunya menjadi gusar. "Kita harus melakukan sesuatu," ujar sang suami. "Aku lelah membersihkan segala sesuatu untuk Kakek ini." Maka, kedua suami istri tersebut membuatkan meja kayu dan meletakkannya di sudut ruangan.

Di sana, kakek akan duduk dan makan sendirian. Karena sering memecahkan piring, mereka memberikan mangkuk kayu untuk kakek. Saat keluarga sibuk dengan makan malam, terdengar isak tangis dari sudut ruangan. Air mata mengalir dari gurat keriput kakek.

Namun, kata-kata omelan dari pasangan tersebut agar kakek tidak menjatuhkan makanan lagi terus terdengar. Anak mereka yang berusia 6 tahun hanya melihat dalam diam. Suatu malam, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang bermain dengan palu mainan dan balok kayu. Dengan lembut, ia bertanya pada anaknya, "Kau sedang apa?" Jawab anak itu, "Aku sedang membuat meja dan mangkuk kayu untuk ayah dan ibu. Ketika aku besar nanti, aku akan letakkan di sudut dekat meja tempat kakek makan sekarang."

Anak itu tersenyum dan melanjutkan bermain. Jawaban itu membuat suami istri tersebut terpukul. Mereka tak mampu berkata apa-apa. Air mata mengalir di pipi mereka. Walaupun tanpa kata-kata, mereka mengerti bahwa ada yang harus diperbaiki. Malam itu, mereka membawa kakek untuk makan malam bersama di meja makan lagi. Tidak ada lagi omelan saat piring jatuh atau makanan tumpah di meja. Marilah kita selalu memberikan teladan yang baik bagi anak-anak dan orang-orang di sekitar kita. Karena itu adalah investasi masa depan kita sendiri. Ingatlah bahwa kita akan menuai apa yang telah kita tanam.


 

0 comments: