Sebagian orang menganggap bahwa kehidupan di dunia hanya sebatas rutinitas yang harus dilalui. Mereka hanya melihat kehidupan sebagai siklus lahir, tumbuh, dewasa, menua, dan akhirnya mati tanpa tujuan yang jelas. Mereka hanya fokus pada kegiatan sehari-hari seperti makan, minum, tidur, bersenang-senang, dan hal-hal yang dianggap sia-sia. Mereka merasa bahwa penciptaan manusia tidak memiliki tujuan yang jelas. Namun, hal itu adalah kekeliruan yang sebenarnya bertentangan dengan akal dan naluri manusia.
Allah menciptakan manusia bukan tanpa tujuan yang jelas. Ada hikmah besar di balik penciptaan manusia. Manusia tidak dibiarkan begitu saja tanpa arah dan tujuan. Allah tidak menciptakan manusia tanpa alasan yang kuat. Sebagaimana firman Allah, "Apakah manusia mengira bahwa ia akan dibiarkan sia-sia begitu saja?" (Q.S. Al-Qiyamah: 36)
Para ulama tafsir menjelaskan bahwa maksud dari ayat tersebut adalah bahwa manusia tidak akan dibiarkan tanpa petunjuk, perintah, larangan, pahala, dan siksa. Manusia tidak akan dibiarkan sia-sia di dunia tanpa arahan dan larangan, begitu pula di alam kubur dan di hari akhirat. Tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah semata, dengan mentauhidkan-Nya. Allah menciptakan manusia agar mengerjakan ibadah kepada-Nya.
Seluruh makhluk Allah disediakan surga dan neraka sebagai balasan dari amal perbuatan mereka. Manusia harus taat kepada Rasul yang diutus kepada mereka. Ketaatan kepada Rasul adalah kunci menuju surga. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa yang mendurhakaiku, mereka itulah orang-orang yang tidak mau masuk surga." Kewajiban kita adalah untuk taat kepada Rasul yang telah diutus kepada kita, yaitu Nabi Muhammad SAW. Janganlah durhaka kepada Rasul, karena orang yang mendurhaka kepada Rasul akan mendapat siksa di neraka.
Kita harus selalu berhati-hati dan taat kepada Allah serta Rasul-Nya agar terhindar dari siksa yang menghinakan. Semoga kita selalu diberikan petunjuk dan kekuatan untuk melaksanakan kewajiban kita sebagai hamba-Nya. Semoga kita selalu berada di jalan yang benar dan mendapatkan rahmat serta ridha-Nya.
Sabtu, 21 Maret 2026
Filled Under
Artikel Islam
Kenapa kita ada di dunia ini?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 comments:
Posting Komentar