Sabtu, 21 Februari 2026

Hikmah Berpuasa

Posted By: Aa channel media - Februari 21, 2026

Umat Islam hari ini telah memasuki bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa di mana manusia berlomba-lomba mencari pahala dan keberkahan. Ini adalah waktu yang dipilih oleh Allah untuk menurunkan firman-Nya dan mewajibkan berpuasa. Puasa adalah ibadah yang Allah katakan, "Puasa adalah untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya" (Shahih Al-Bukhari hadits 1894).

Ada banyak hikmah di balik wajibnya puasa, seperti yang disebutkan oleh Syekh Muhammad Ali As-Shabuni dalam kitabnya. Puasa adalah satu-satunya ibadah yang dimaksudkan untuk dikerjakan hanya bagi Allah dan hanya Dia yang akan membalasnya. Dalam puasa, umat Islam diberikan kesempatan untuk menahan hawa nafsu dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah.

Puasa juga mengajarkan kesabaran, empati, dan belas kasih. Selain itu, puasa memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah. Dengan melakukan puasa di bulan Ramadhan, umat Islam memiliki kesempatan untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan mendapatkan ampunan serta ridha dari Allah.

Inilah mengapa bulan Ramadhan begitu istimewa dan penting bagi umat Islam. Mari manfaatkan bulan yang suci ini dengan sebaik-baiknya untuk meraih keberkahan dan ketinggian spiritual. Semoga puasa kita diterima oleh Allah dan kita menjadi hamba yang lebih baik setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Aamiin.

وعرف سر حكمته العقلاء والعلماء فأدركوا بعض فوائده وأسراره وأيدهم فى ذلك الأطباء, فرأو في الصيام أعظم علاج وخير وقاية وأنجح دواء لكثير من الأمراض الجسدية التي لا ينفع فيها إلا الحمية الكاملة والإنقطاع عن الطعام والشراب مدة من الزمان

Dan diketahui oleh para bijak dan cendekiawan, mereka menyadari beberapa manfaat dan rahasia dari kebijaksanaan itu, dan mereka didukung oleh para dokter dalam hal itu. Mereka melihat dalam puasa adalah pengobatan terbesar, perlindungan terbaik, dan obat paling efektif untuk banyak penyakit fisik yang hanya dapat disembuhkan dengan pola makan yang ketat dan menghentikan konsumsi makanan dan minuman untuk jangka waktu tertentu.

Lebih lanjut, Syekh As-Shabuni mengungkapkan empat alasan di balik disyariatkannya puasa. Secara singkat, empat alasan tersebut adalah: Pertama, puasa merupakan salah satu bentuk ibadah yang diwajibkan untuk melatih manusia dalam ketaatan terhadap perintah Allah. As-Shabuni menegaskan bahwa Allah tidak memberikan perintah ibadah tanpa alasan, namun untuk membentuk ketakwaan manusia, agar mereka patuh dan tunduk pada-Nya. Puasa adalah wujud penghambaan kepada Allah, melaksanakan perintah-Nya, dan menjaga kehormatan-Nya. Kedua, puasa diwajibkan untuk melatih jiwa manusia dalam menanggung kesulitan demi mencari keridhaan Allah.

Kedua, puasa diwajibkan untuk melatih jiwa dan membiasakannya untuk menanggung kesulitan di jalan Allah. Ini membantu dalam proses pembentukan karakter dan ketabahan spiritual.

ألامر الثاني من حكمته مشروعية الصيام هي تربية النفس وتعويدها على الصبر وتحمل المشاق فى سبيل الله، فالصيام يربي قوة العزيمة وقوة الإرادة، ويجعل الإنسان متحكما فى أهوائه ورغباته

Hikmah kedua dari hukum puasa adalah keabsahan latihan rohani yang memperkuat jiwa dan melatih kesabaran serta ketahanan dalam menghadapi cobaan demi Allah. Puasa membentuk kekuatan tekad dan kemauan, serta membuat seseorang dapat mengendalikan hawa nafsu dan keinginannya.

Ketika seseorang menjalankan puasa, hal ini dapat melatih mereka untuk menjadi lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan rasa empati dan welas asih terhadap sesama manusia dengan melunakkan hati dan jiwa mereka saat menjalankannya. Puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga merupakan sarana untuk memperbaiki diri dan meningkatkan hubungan dengan lingkungan serta sesama manusia. Semoga puasa yang dilakukan dapat membawa manfaat yang besar bagi setiap individu yang melaksanakannya.

أن الصوم يربي فى الإنسان ملكة الحب والعطف والحنان ويجعل منه إنسانا رقيق القلب، طيب النفس، ويحرك فيه كوامن الإيمان. فليس الصيام حرمانا للإنسان عن الطعام عن الطعام والشراب بل هو تفجير للطاقة الروحية فى نفس الإنسان ليشعر بشعور إخوانه ويحس بإحساسهم

Menurut Syekh Muhammad Ali As-Shabuni, puasa tidak hanya sekadar menahan diri dari makanan dan minuman, tetapi juga dapat membangun sifat kasih sayang, kelembutan, dan kehangatan dalam diri manusia. Puasa dapat menjadikan seseorang memiliki hati yang lembut, jiwa yang baik, serta membangkitkan keimanan dalam dirinya. Dengan puasa, seseorang tidak hanya merasa terhalang dari materi, tetapi juga membuka energi spiritual dalam dirinya agar dapat merasakan perasaan sesama dan ikut merasakan kesedihan mereka.

Keempat, puasa memiliki manfaat untuk membersihkan jiwa manusia dengan menanamkan rasa takut dan kesadaran bahwa kita selalu diawasi oleh Allah, sehingga kita menjadi enggan untuk mendekati segala hal yang diharamkan-Nya. Hal ini akan membantu kita untuk menjadi lebih bertakwa.

أن الصوم يهذب النفس البشرية بما يغرسه فيها من خوف الله جل وعلا ومراقبته فى السر والعلن ويجعل المرء تقيا نقيا يبتعد عن كل ما حرم الله, فالسر فى الصوم هو الحصول على مرتبة التقوي

Menurut Syekh Muhammad Ali As-Shabuni, berpuasa membentuk kepribadian manusia dengan menanamkan rasa takut akan Allah Swt dan pengawasan-Nya, baik di dalam maupun di luar. Puasa membuat seseorang menjadi takwa dan suci, menjauhkan diri dari segala yang diharamkan oleh Allah. Hal tersembunyi dalam puasa adalah meraih derajat ketakwaan.

Semoga kita semua selalu mendapatkan petunjuk hidayah dari Allah Swt, dan segala ibadah kita diterima di sisi-Nya. Amiin. Wallahu a'lam. 



0 comments:

Posting Komentar