Assalamu'alaikum wr.wb
Kebersihan dalam Islam mencakup kebersihan fisik dan spiritual. Kebersihan fisik melibatkan menjaga kebersihan tubuh, pakaian, dan lingkungan sekitar. Sedangkan kebersihan spiritual melibatkan usaha untuk menjauhi dosa seperti sombong, kikir, berkata kasar, dan sebagainya.
Islam sangat menghargai setiap upaya kecil manusia dalam menjaga kebersihan. Sebuah hadis menyatakan bahwa Allah akan memberi pahala dan mengampuni dosa hamba-Nya yang tulus membersihkan lingkungannya dari hal-hal yang berbahaya seperti duri.
Untuk lebih memahami konteks Hadis Tentang Kebersihan secara menyeluruh, mari kita simak penjelasan lebih lanjut mengenai makna hadis-hadis tersebut berikut ini.
1. Dari Abu Malik Al-Asy'ari, Rasulullah saw. pernah bersabda, "Membersihkan diri adalah bagian dari iman, mengucapkan alhamdulillah adalah cara untuk menambah pahala amal, mengucapkan subhanallah wal hamdulillah adalah cara untuk mengisi langit dan bumi, salat sunnah adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk, kesabaran adalah sinar yang bersinar, dan Al-Qur'an adalah argumen dalam pembicaraan. Setiap orang pada pagi hari seolah-olah ia sedang bertransaksi dengan dirinya sendiri. Terkadang ia mendapatkan keuntungan (dari menjauhi dosa) dan kadang-kadang ia mengalami kerugian (terseret masuk dosa)." (H.R. Muslim no. 328)
2. "Sesungguhnya Allah adalah baik, Dia menyukai kebaikan. Allah adalah bersih, Dia menyukai kebersihan. Allah adalah mulia, Dia menyukai kemuliaan. Allah adalah dermawan, Dia menyukai kedermawanan, maka bersihkanlah tempat-tempatmu." (H.R. Tirmizi no.2723)
3. Dari Abu Sa'id, Rasulullah saw. pernah bersabda, "Kunci dari salat adalah bersuci." (H.R. Tirmizi no.221)
4. "Islam adalah agama yang bersih, oleh karena itu hendaklah kita menjadi orang-orang yang bersih. Sesungguhnya tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang bersih." (H.R. Baihaqi)
Wassalamu'alaikum wr.wb





0 comments:
Posting Komentar