Bismillahirrahmanirrahim.. Assalamualaikum wr. wb. Menyenangkan hati orang lain adalah amal yang dicintai Allah. Kemampuan untuk menimbulkan rasa senang dalam hati seseorang yang berinteraksi dengan kita akan menciptakan suasana harmonis, hubungan menjadi lebih hangat, komunikasi lebih lancar sehingga tercipta pemahaman.
Jika kita mampu membuat orang lain merasa senang, insya-Allah kita juga akan merasa senang. Orang lain yang bahagia akan merasa senang dan kita juga akan turut merasa bahagia seperti yang dikatakan dalam pepatah Inggris: "Whatever goes around comes around."
Teladan dari Rasulullah
Rasulullah pernah mengatakan, bahwa amal yang paling dicintai oleh Allah Taala adalah ketika seseorang bisa memberikan kebahagiaan kepada hati seorang Muslim, menghilangkan masalahnya, membantu membayar hutangnya, atau menyantap rasa laparnya. Peristiwa ini tercermin saat Rasulullah bertemu dengan seorang budak perempuan yang sedang menangis di pasar.
Budak tersebut bercerita bahwa ia kehilangan uang yang diberikan tuannya untuk membeli sesuatu, dan takut akan mendapat hukuman. Rasulullah pun memberikan uang kepada budak itu dan memintanya untuk membeli barang yang diminta tuannya. Ketika mereka bertemu lagi di perjalanan pulang, budak itu masih menangis karena takut terlambat pulang dan mendapat marah. Rasulullah dengan baik hati mengantarnya pulang, membuat tuannya terkesan dan tidak berani marah melihat kebaikan Rasulullah. Kisah ini menunjukkan kebaikan dan belas kasih Rasulullah terhadap hamba Allah lainnya.
Gembirakan orang lain tidaklah sulit, karena yang dibutuhkan hanyalah sedikit perhatian dan penghargaan. Ada beberapa cara sederhana yang dapat membuat seseorang bahagia:
1. Berikan penghargaan
Memberikan pujian atas pencapaian kecil dan menghargai usaha yang dilakukan oleh seseorang dapat membuat mereka merasa dihargai. Rasulullah s.a.w. telah mengajarkan pentingnya menghormati yang lebih tua, mencintai yang lebih muda, dan menghargai orang berilmu. Penghargaan dari orang yang penting dalam hidup seseorang, seperti ayah kepada anaknya atau guru kepada muridnya, dapat memberikan motivasi dan semangat untuk berusaha lebih baik. Dengan memberikan penghargaan, kita dapat membuat orang lain merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berkembang.
2. Bahagia dengan senyum
Pernahkah Anda berpikir, mengapa orang yang lucu memiliki kelebihan dalam menarik perhatian orang? Berada di sekitar orang yang riang dan lucu dapat membuat kita ceria. Tidak peduli bagaimana harinya, tetapi ketika kita bersama orang yang penuh keceriaan, itu akan membuat kita bahagia.
Berusaha untuk memberikan senyuman pada orang lain dan Anda pasti tidak akan terlupakan. Rasulullah s.a.w. mendorong kita untuk menyebarkan kebahagiaan, artinya: "Senyumanmu di hadapan saudaramu adalah sedekah." (Riwayat al-Bukhari)
3. Bahagia dalam memberi kebaikan
Kebaikan adalah bahasa cinta. Dengan memberikan kebaikan kepada seseorang, kita sudah menunjukkan perhatian kepada mereka. Memberikan kebaikan menunjukkan rasa sayang kepada orang lain. Ketika seseorang menunjukkan kebaikan kepada kita secara tidak langsung, itu dapat meningkatkan semangat kita dan memberikan rasa syukur yang tak terkira. Hal ini juga membuat kita bahagia ketika mengetahui bahwa seseorang telah berusaha membantu kita.
Kita akan merasakan kebahagiaan ketika kita bisa membuat orang lain bahagia. Kebahagiaan dapat dimiliki dan diperkaya melalui silaturahim yang tulus. Membuat orang di sekitar kita bahagia dapat menciptakan suasana harmonis dalam masyarakat. Kekuatan Islam sangat bergantung pada sikap individu dalam membangun hubungan yang membahagiakan. Insya-Allah, umat Islam akan menjadi lebih sejahtera.
Sekian artikel ini tentang membuat orang bahagia dan bahagiakan diri sendiri. Wassalamualaikum wr. wb.






0 comments:
Posting Komentar