Kamis, 13 November 2025

Kekaisaran

Posted By: Aa channel media - November 13, 2025

Kekaisaran (juga dikenal sebagai Kemaharajaan atau Imperium) merupakan sebuah entitas politik yang luas, mencakup wilayah geografis yang besar dan menguasai berbagai negara, suku, dan bangsa yang digabungkan dan diperintah oleh seorang raja (kaisar), atau oleh suatu bentuk pemerintahan oligarki.
Dalam konteks geopolitik, konsep kekaisaran dapat diartikan bervariasi, mulai dari negara yang menguasai wilayah terluas hingga negara yang hanya terdiri dari beberapa negara kota yang bersatu pada sisi yang lebih lemah.

Etimologi istilah Kemaharajaan pertama kali dikenal dalam sejarah dan bahasa Indonesia berasal dari pengaruh India purba, yaitu bahasa Sanskerta; Maharaja, yang artinya "Raja di atas Raja". Istilah Kemaharajaan merujuk kepada Kerajaan agung yang menguasai banyak kerajaan-kerajaan lainnya. Kemaharajaan yang terkenal seperti Sriwijaya dan Majapahit tercatat dalam sejarah Indonesia.

Selain itu, istilah yang berasal dari pengaruh Eropa adalah Imperium, yang berasal dari bahasa Latin yang berarti "kekuatan" atau "kewenangan". Istilah lainnya adalah Kekaisaran, yang diambil dari nama Caesar, penguasa Kekaisaran Romawi.

Secara etimologi, penggunaan istilah "imperium" menunjukkan negara-bangsa yang terpusat dan kuat, namun dalam konteks yang lebih luas juga dapat merujuk pada perusahaan transnasional skala besar.

Struktur politik Kemaharajaan dibangun dengan dua cara: pertama, sebagai kemaharajaan teritorial yang melakukan penaklukan langsung dengan kekuatan fisik untuk memenuhi ambisi sang kaisar; dan kedua, sebagai kemaharajaan hegemonik yang bersifat koersif, melakukan penaklukan tidak langsung melalui pengendalian kekuasaan. Konsep pertama memberikan kekuasaan yang lebih besar dan kendali politik langsung, tetapi dapat membatasi perkembangan lebih lanjut karena penyerapan kekuatan militer dalam garnisun tertentu. Konsep kedua memberikan kekuasaan yang lebih kecil dan kendali tidak langsung, namun memungkinkan kekuatan militer untuk melakukan ekspansi lebih lanjut. Kemaharajaan teritorial cenderung meliputi wilayah yang luas, seperti Kekaisaran Mongol dan Kekaisaran Persia.

Selain itu, istilah Kemaharajaan juga dapat merujuk pada kemaharajaan maritim atau thalasokrasi, seperti Liga Delos dan Imperium Britania, dengan struktur yang lebih longgar dan wilayah yang tersebar.

Sejarah Imperialisme

Kemaharajaan awal
Pada zaman dahulu, terdapat berbagai kemaharajaan raya yang memimpin wilayah luas di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah Kemaharajaan Akkadia di bawah kepemimpinan Sargon Agung (abad ke-24 SM), yang merupakan salah satu kemaharajaan pertama yang tercatat dalam sejarah. Di Afrika, Kerajaan Baru Mesir Kuno yang dipimpin oleh Thutmosis III pada abad ke-15 SM berhasil mempersatukan Nubia dan negara-kota di Levant. Kemaharajaan awal yang mirip dengan Kekaisaran Romawi adalah Kekaisaran Asiria (2000-612 SM). Namun, Kekaisaran Persia menjadi salah satu kemaharajaan paling sukses dengan wilayah yang luas dan multi-budaya, terutama Kekaisaran Akhemeniyah (550-330 SM) yang menguasai wilayah Mesopotamia, Mesir, sebagian Yunani, Thrasia, Timur Tengah, Asia Tengah, dan India barat laut (sekarang Pakistan). Di India, Kemaharajaan Maurya memegang kendali dari tahun 321 hingga 185 SM dan merupakan salah satu kemaharajaan terluas di India kuno.

Periode klasik
Kekaisaran Romawi adalah salah satu kemaharajaan terluas di dunia pada zaman klasik. Sebelumnya, kerajaan Makedonia di bawah Aleksander Agung juga pernah menjadi kekaisaran yang meluas dari Yunani hingga India barat laut. Setelah kematian Aleksander Agung, kekaisarannya terbagi menjadi empat kekaisaran yang dikenal sebagai Kekaisaran Helenistik. Di Asia Timur, Kekaisaran Persia berkembang sebagai kekaisaran yang dibangun oleh bangsa Iran dan meliputi berbagai periode sejarah dari pra-Islam hingga pasca-Islam. Di China, berbagai dinasti kekaisaran tumbuh dan runtuh, termasuk Dinasti Han yang menjadi salah satu dinasti terpanjang di Asia setelah Dinasti Qin yang singkat, dan pertama kali menyatukan China.

Periode pasca klasik
Pada abad ke-7, dunia menyaksikan kebangkitan Kekhalifahan Islam yang memperluas wilayahnya dari Jazirah Arab hingga menaklukkan Kekaisaran Persia dan Bizantium. Kekhalifahan Umayah yang menggantikan kemudian menaklukkan Afrika Utara dan Semenanjung Iberia. Namun, pada abad ke-13, kejayaan Kekhalifahan Islam terguling oleh Kekaisaran Mongol. Di China, Dinasti Tang berkembang pada abad ke-7 dengan keunggulan dalam bidang kebudayaan dan perdagangan sebelum akhirnya memecah belah dan kembali bersatu menjadi Dinasti Song di abad ke-10. Di Asia Tenggara, kemaharajaan maritim Buddha Sriwijaya dan Majapahit yang berpusat di Indonesia berkembang pesat pada abad ke-7 hingga ke-15. Di Kamboja, Kemaharajaan Khmer berkembang antara abad ke-9 hingga ke-13 dengan pusat di Angkor. Kekaisaran Mongol di bawah Jenghis Khan pada abad ke-13 menjadi kemaharajaan terluas di dunia, dan cucunya Kublai Khan mendirikan Dinasti Yuan di Beijing. 



0 comments:

Posting Komentar