Dalam konteks monarki, alam merupakan sebuah wilayah atau komunitas yang diperintah oleh seorang penguasa berdaulat. Istilah "alam" sering digunakan untuk menggambarkan suatu negara monarki atau dinasti. Suatu alam bisa menjadi bagian dari sebuah kekaisaran, namun tetap dipimpin oleh seorang raja sendiri, seperti contohnya dalam kasus Kekaisaran Jerman.
Etimologi
Kata "alam" berasal dari kata realm dalam Bahasa Inggris. Penulisan modern mulai muncul pada abad ke-17, namun awalnya diambil dari bahasa Prancis Kuno, yaitu reaume, royaume. Asal katanya diyakini berasal dari bahasa Latin Abad Pertengahan, regalimen, dari kata regalis yang berkaitan dengan rex (raja). Kata rex sendiri berasal dari regere dalam bahasa Latin yang berarti "memerintah". Dengan demikian, alam sebenarnya merujuk pada "wilayah penguasa", terutama penguasa monarki seperti kaisar, raja, adipati agung, dan pangeran.
Penggunaan
Istilah "alam" sering digunakan untuk negara-negara yang mempunyai kata "kerajaan" dalam namanya, misalnya Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia Utara, untuk menghindari pengulangan kata yang terdengar kaku. Istilah ini juga digunakan untuk negara-negara monarki dengan gelar penguasa yang berbeda, seperti Keharyapatihan Luksemburg yang tidak menggunakan gelar "raja" atau "ratu".
Selain itu, "alam" juga merujuk pada negara-negara dalam Persemakmuran yang memiliki penguasa Britania Raya sebagai kepala negara, namun tetap berdiri sendiri. Dalam konteks yang lebih luas, "alam" juga bisa mencakup wilayah yang diperintah oleh suatu penguasa namun tidak secara fisik menjadi bagian dari kerajaannya. Contohnya adalah Kepulauan Cook dan Niue yang dianggap bagian dari Alam Selandia Baru meskipun diperintah secara terpisah.



0 comments:
Posting Komentar