Jumat, 04 September 2026

Trump menyarankan untuk menyebut Selat Hormuz sebagai Selat Trump agar harga minyak di seluruh dunia bisa menjadi sepuluh kali lipat lebih tinggi

Posted By: Aa channel media - September 04, 2026


Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sekali lagi mengatakan sesuatu yang membingungkan orang dan mendapatkan banyak perhatian dari seluruh dunia. Dia menyarankan di media sosialnya bahwa Selat Hormuz harus disebut "Selat Trump." 

Dia mengatakan ini karena dia percaya jalur air tersebut sekarang dikendalikan oleh Amerika Serikat dan Israel. Gedung Putih bahkan membagikan peta dengan nama baru tersebut, yang menyebabkan harga minyak naik. 

Beberapa jam kemudian, ketika seorang wartawan bertanya apakah dia serius dan mungkin sedikit gila, Trump tertawa dan mengatakan itu hanyalah lelucon konyol dan bukan ide yang bagus. 

Ini terjadi sementara ada masalah antara AS dan Iran tentang Selat Hormuz, yang merupakan jalur air yang sangat penting untuk pengiriman minyak dan barang lainnya ke seluruh dunia. 

Meskipun banyak orang membicarakannya, Selat Hormuz masih disebut dengan nama aslinya dan belum diubah menjadi Selat Trump. Selat ini terletak antara Iran dan Oman dan merupakan salah satu tempat terpenting di mana kapal-kapal berlayar melintasi dunia. 

Situasi di daerah tersebut serius, dengan ketegangan militer antara AS dan Iran kembali terjadi, dan kapal serta minyak yang bergerak melalui wilayah tersebut menarik perhatian dunia. 

Ide Trump untuk menamai selat itu sesuai namanya sendiri menyebabkan banyak masalah, membuat orang khawatir dan marah terhadap ide gila tersebut. 

Menurutmu apakah itu hanya lelucon, rencana berbahaya untuk mendapatkan perhatian, atau tidak pantas mengatakan sesuatu seperti itu ketika sudah ada banyak pertikaian yang sedang berlangsung?



0 comments:

(atau ).