Prasasti tersebut diterjemahkan oleh Bapak Toni Antoniputra. Prasasti itu berbicara tentang seorang pemimpin bernama Vajradharasa dan menyebutkan gagasan-gagasan seperti perdamaian, kebenaran, kebijaksanaan, dan simbol-simbol suci, menunjukkan bahwa Buddha Vajradara telah dikenal di Jawa jauh sebelum abad ke-7.
Gaya tulisan, yang disebut aksara Brahmi, pada Prasasti Lumbung terlihat sangat mirip dengan aksara Gupta, yang berasal dari sekitar abad ke-4 hingga ke-6. Namun aksara Brahmi pada prasasti ini bahkan lebih tua, dari sekitar abad ke-2 atau ke-3.
Pada tahun 1874, enam patung Buddha emas, termasuk Amrawati dan Vajrapani, dari abad ke-2 ditemukan di Puger Wetan, Jember, Jawa Timur, Indonesia.







0 comments:
Posting Komentar