Sejarah dunia sangat panjang dan rumit. Banyak penulis, seperti Bill Bryson dan H.G. Wells, mencoba merangkum seluruh sejarah dalam satu buku, tetapi cakupannya terlalu luas untuk dilakukan dengan baik.
Jika Anda mencoba membahas 10.000 tahun terakhir, buku tersebut akan menjadi terlalu sederhana atau terlalu tebal dan sulit dibaca. Untungnya, buku Tom Standage, *A History of the World in 6 Glasses*, berhasil melakukannya dengan baik.
Alih-alih mencoba membahas semuanya, buku ini memilih satu hal minuman dan menceritakan kisah dunia melalui hal tersebut. Penulisnya menyenangkan untuk dibaca dan sangat memahami sejarah, terutama tentang minuman.
Ketika pertama kali melihat buku ini, saya tidak yakin akan menyukainya. Saya tidak minum sebagian besar minuman yang disebutkan dalam buku, dan saya pikir sejarah singkat kehidupan manusia dalam 300 halaman tidak akan cukup.
Tetapi saya menyadari bahwa ini bukan hanya tentang enam minuman, tetapi tentang seluruh sejarah dunia, yang diceritakan melalui minuman. Buku ini menjelaskan bahwa cairan, seperti air dan minuman lainnya, sangat penting bagi kehidupan manusia.
Minuman telah membantu membentuk sejarah karena orang-orang menggunakannya sebagai uang, obat, dan dalam upacara keagamaan. Minuman telah menunjukkan kekayaan dan kekuasaan, dan membantu kaum miskin.
Buku ini dibagi menjadi enam bagian, satu untuk setiap minuman, dimulai dengan bir. Peradaban awal berkembang karena mereka banyak mengolah biji-bijian, yang kemudian diolah menjadi bir. Bir kuno mengandung banyak vitamin penting, yang membantu orang mendapatkan nutrisi dari biji-bijian.
Pembuatan bir juga membuat air lebih aman untuk diminum karena direbus. Perubahan ini membantu orang menghabiskan lebih sedikit waktu bekerja di ladang dan memungkinkan pekerjaan baru seperti pendeta, pemimpin, dan pengrajin untuk berkembang.
Bir membantu membentuk peradaban besar pertama. Minuman kedua adalah anggur, yang sangat penting bagi budaya Yunani dan Romawi. Karena anggur tidak tumbuh di Mediterania, orang Yunani berdagang melalui laut untuk mendapatkannya. Ini membantu menyebarkan ide, seni, dan sains mereka ke seluruh dunia dan membentuk budaya Barat.
Buku ini menunjukkan bagaimana pesta minum Yunani, yang disebut simposium, memulai ide-ide ini. Orang Romawi, yang belajar dari orang Yunani, terus minum anggur yang kuat. Jika Anda melihat peta wilayah tempat anggur dikonsumsi saat ini, peta tersebut menunjukkan area Kekaisaran Romawi ketika berada di masa kejayaannya.
Setelah tertidur selama seribu tahun, peradaban Barat terbangun ketika orang-orang menemukan pengetahuan kuno dari dunia Arab. Namun, untuk menghindari penguasaan pengetahuan ini oleh bangsa Arab, raja-raja Eropa mengirimkan kapal-kapal besar menyeberangi laut.
Masa penjelajahan ini sangat terbantu oleh pengetahuan Arab tentang pembuatan minuman seperti alkohol, yang menghasilkan minuman baru seperti brendi, wiski, dan rum. Minuman-minuman ini menjadi sangat populer, terutama di koloni-koloni Amerika yang baru, dan membantu membentuk Amerika Serikat.
Teh telah ada selama ribuan tahun, tetapi baru populer di Barat pada tahun 1600-an. Ketika Inggris mulai banyak minum teh dari Tiongkok dan India, hal itu menyebabkan pertumbuhan perdagangan dan bisnis yang besar.
Buku ini menjelaskan bagaimana Perusahaan Hindia Timur Britania menjadi begitu kuat sehingga menghasilkan lebih banyak uang daripada pemerintah Inggris dan memiliki lebih banyak karyawan daripada perusahaan lain dalam sejarah.
Kekuatan ini membantu membentuk kebijakan luar negeri Inggris dan akhirnya menyebabkan Amerika Serikat merdeka. Seperti banyak minuman dalam buku ini, Coca-Cola awalnya adalah obat. Seiring waktu, Coca-Cola menjadi simbol budaya jual beli Amerika yang dinamis.
Selama masa-masa sulit seperti Depresi Besar dan Perang Dunia II, Coca-Cola tetap berkinerja baik dan bahkan membantu para tentara. Saat ini, Coca-Cola mencakup sekitar 30 persen dari semua minuman yang dikonsumsi orang.
Buku ini menjelaskan bahwa sejarah manusia juga merupakan kisah tentang apa yang kita minum. Baik itu roti yang terbuat dari cairan di Mesopotamia kuno, orang-orang yang membicarakan ide-ide besar di kedai kopi Paris, atau membuang teh ke laut di Boston, minuman telah mengubah dunia.
Seperti yang dikatakan penulis, minuman-minuman ini masih ada hingga saat ini dan mengingatkan kita pada masa lalu. Jika Anda mempelajari asal-usulnya, Anda mungkin akan melihat minuman favorit Anda dengan cara yang baru. Buku ini sangat cocok untuk siapa saja yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang dunia atau sekadar menikmati minuman yang enak.







0 comments:
Posting Komentar