Ada udang yang tersembunyi di balik batu, dan ada pinguin yang bersembunyi di balik es batu, ups hehe.
Sangat menggemaskan melihat pinguin, membuat saya teringat akan film Happy Feet, di mana pinguin-pinguin tersebut berjuang melawan dominasi manusia dan perubahan iklim. Namun, kita tidak akan membahas film ini hari ini, melainkan akan membicarakan tentang sistem operasi yang juga sangat populer selain Windows yang dibuat oleh Microsoft.
Linux memiliki keunikan tersendiri. Komunitas Linux tersebar di seluruh dunia, seperti halnya para pinguin yang tidak hanya hidup di kutub bumi tetapi juga ada dalam harddisk Anda saat ini, hehehe :-)
Apa sih kelebihan dan kekurangan dari Linux? Mari kita bahas.
Kelebihan Linux:
- Linux adalah sistem operasi open source, bebas, dan terbuka. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkannya, lisensinya GRATIS! Anda bisa mengotak-atiknya sepuasnya :-)
- Linux sekarang lebih mudah dioperasikan. Sudah tidak seperti dulu yang hanya dikenal dengan para hacker, tampilannya telah mengikuti perkembangan zaman, bahkan lebih baik dari Windows 7.
- Hampir semua aplikasi yang bisa dijalankan di Windows, sudah ada versi aplikasinya di Linux yang dikembangkan oleh komunitas Linux atau bisa menggunakan software emulator seperti Wine untuk menjalankan file .exe dan .msi yang biasanya dijalankan di Windows.
- Keamanan Linux sangat unggul karena didesain sebagai sistem multiuser, sehingga sulit bagi virus untuk menyebar ke user lain jika menjangkiti salah satu user. Berbeda dengan Windows yang sering terkena virus, spyware, trojan, adware, dan sebagainya. Hal ini jarang terjadi pada Linux. Beberapa berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah pengguna lebih sedikit dibandingkan dengan Windows, namun anggapan tersebut kurang tepat.
- Cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal karena Linux membutuhkan resource yang lebih kecil daripada Windows. Selain itu, hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit dan 64 bit.
- Linux dapat berjalan dalam dua mode, yakni modus teks dan modus GUI, namun biasanya modus teks (terminal) yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilihan desktop environment seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
- Sangat jarang komputer mengalami crash, hang, dan harus di-restart dengan menekan tombol ctrl+alt+del karena Linux lebih stabil. Komputer yang menjalankan sistem operasi UNIX terkenal akan kestabilannya, seperti halnya Linux.
- Linux memiliki kompatibilitas yang lebih baik ke belakang (better backward-compatibility). Perangkat keras lama masih bisa berfungsi dengan baik di atas Linux, termasuk dukungan pada softwarenya.
- Komunitas Linux sangat besar dan beragam di seluruh penjuru dunia.
- Ada beragam pilihan distribusi Linux, seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dan lainnya. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Bisa dilihat peringkat distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui peringkat distro-distro Linux.
Kekurangan Linux:
- Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih terpaku pada Windows, sehingga takut untuk beralih.
- Dukungan perangkat keras dari vendor tertentu tidak terlalu baik untuk Linux. Untuk melihat daftar perangkat keras yang didukung oleh Linux, kita bisa melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
- Proses instalasi software/aplikasi tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux akan lebih mudah jika terkoneksi ke internet atau memiliki CD/DVD repository. Jika tidak, kita harus mendownload satu per satu package beserta dependencies-nya.
- Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), harus belajar hal tersebut. Sehingga syaratnya adalah menjadi manusia yang suka belajar hal baru dan terus belajar.
- Aplikasi di Linux belum sebaik aplikasi di Windows.
- Struktur direktori dan hak akses dapat membingungkan bagi yang terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Terima kasih atas kunjungan Anda.







0 comments:
Posting Komentar