Register adalah jenis memori yang terdapat di dalam prosesor dan berfungsi sebagai memori internal prosesor dengan kecepatan 5 hingga 10 kali lebih cepat daripada memori utama. Register digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses oleh CPU.
Register tidak dapat dipisahkan dari mikroprosesor karena berperan penting dalam menyimpan hasil sementara dari operasi aritmatika dan logika yang dilakukan oleh mikroprosesor. Register dalam bahasa rakitan menggunakan real mode memory yang sesuai dengan mikroprosesor Intel mulai dari generasi 8088 hingga Pentium. Register yang terdapat di mikroprosesor Intel terdiri dari register serbaguna, register pointer, register indeks, register segment, dan register status.
Semua register di atas memiliki lebar 32 bit, kecuali register segment (CS, DS, ES, SS, FS, dan GS) yang hanya memiliki lebar 16 bit. Meskipun register 32 bit dapat digunakan sebagai register 16 bit, register General Purpose dapat dibagi menjadi 8 bit (AL, AH, BL, BH, CL, CH, DL, dan DH) yang berasal dari 16 bit (AX, BX, CX, DX). Register 32 bit diberi awalan E di depan register, contohnya: EAX, EBX, ECX, dan EDX.
Jenis-jenis Register dan Fungsinya:
1. Register General Purpose (Register Serbaguna):
- Register AX (Accumulator register) digunakan untuk menyimpan sementara hasil operasi aritmatika atau logika.
- Register BX (Base Register) digunakan untuk menyimpan alamat offset data di memori.
- Register CX (Counter Register) digunakan sebagai pencacah untuk operasi loop, shift, rotate, dan string.
- Register DX (Data Register) digunakan untuk menyimpan hasil perkalian, pembagian, dan data hexadesimal.
2. Pointer Register:
- SP (Stack Pointer) dan BP (Base Pointer) digunakan untuk operasi perpindahan data dan stack.
- IP (Instruction Pointer) digunakan untuk menunjukkan alamat instruksi.
3. Index Register:
- SI (Source Index) dan DI (Destination Index) digunakan untuk menunjukkan alamat data pada operasi string.
4. Register Segment:
- Segment register membentuk alamat memori untuk data, seperti Code segment, Data segment, Extra segment, Stack segment, FS, dan GS register.
5. Flag Register:
- Digunakan untuk menunjukkan status sesaat dari mikroprosesor, dengan berbagai kode bit seperti C (carry), P (parity), A (auxiliary carry), Z (zero), S (sign), T (trap), I (interrupt), D (direction), Overflow, IOPL (input-output privilege level), NT (nested task), RF (resume), VF (Virtual mode), AC (alignment check).
Register-register ini memiliki fungsi masing-masing dalam pengoperasian mikroprosesor dan sangat penting dalam menjalankan instruksi-instruksi komputer.





0 comments:
Posting Komentar