Meskipun sulit untuk menahan diri agar tidak mengoreksi kesalahan yang muncul saat menulis, namun hal itu bisa menjadi cara terbaik untuk mengembangkan kreativitas dalam menulis. Jika kita mampu menuliskan kata-kata tanpa perlu memperhatikan kesalahan tata bahasa atau ejaan, maka kita akan lebih fokus pada inti tulisan dan ide-ide yang ingin disampaikan. Jadi, cobalah untuk menulis tanpa mengedit, siapa tahu itu bisa menjadi kunci untuk menghasilkan tulisan yang lebih alami dan spontan.
Pada suatu waktu, saya mengalami momen di mana saya meluangkan waktu untuk menulis di blog saya. Saya merasa perlu untuk memperbaiki setiap kata dan kalimat yang baru saja saya tulis agar tulisan saya terlihat sempurna. Namun, ironisnya, hal ini justru membuat saya hanya mampu menulis dua paragraf atau sekitar seratus kata dalam satu jam. Padahal, semua materi dan referensi yang saya butuhkan sudah tersedia.
Penyebab utama dari keterbatasan saya menulis hanya seratus kata dalam satu jam adalah kebiasaan saya untuk mengedit saat menulis. Untuk mengatasi hal ini, saya perlu menulis tanpa melakukan proses editing. Berikut adalah tips untuk melakukannya:
1. Tidak perlu menekan tombol backspace
Saat menulis, saya harus berkomitmen untuk tidak menekan tombol backspace di keyboard saya. Saya tidak boleh memperbaiki kesalahan ketik atau kesalahan ejaan yang muncul. Saya harus terus menulis tanpa khawatir akan kesalahan tersebut.
2. Catat semua ide yang terlintas di pikiran
Tulislah semua ide yang muncul di pikiran saya terkait dengan topik yang sedang saya tulis. Saya tidak perlu memikirkan apakah ide tersebut benar atau tidak. Saya juga tidak perlu terlalu memikirkan alur cerita yang saya buat. Yang penting, tulislah semua ide tersebut hingga selesai atau hingga mencapai jumlah kata yang saya targetkan.
Mengapa saya harus melakukannya?
Karena menulis adalah aktivitas yang melibatkan otak kanan, yang erat kaitannya dengan kreativitas tanpa batasan logika. Biarkan diri saya menulis dengan bebas tanpa terpaku pada aturan tata bahasa yang ketat. Setelah selesai menulis, barulah saya bisa mengedit tulisan saya dengan menggunakan otak kiri.
Dengan menerapkan cara menulis tanpa mengedit ini, saya akan merasa lebih nyaman dan produktif dalam menulis. Meskipun membutuhkan disiplin diri, namun cara ini akan membuat saya bisa menulis dengan lebih cepat dan efisien. Saya sangat merekomendasikan untuk mencoba cara ini!
Apakah Anda pernah mencoba cara menulis tanpa mengedit sebelumnya?






0 comments:
Posting Komentar