Kamis, 30 April 2026

Arsip cerita lucu - Kisah-kisah kocak yang terdokumentasikan

Posted By: Aa channel media - April 30, 2026

Seorang pemuda sedang mengalami kesulitan di jalan sambil menundukkan kepala. Ketika Adul lewat, dia bertanya, "Kenapa kamu menangis?" Pemuda itu menangis pelan, lalu Adul bertanya lagi, "Kenapa kamu menangis?" Pemuda itu menjawab, "Aku tidak ingat jalan pulang."

Zaman peperangan antara Bubuhan dan Kal-sel serta pertempuran melawan Walanda semakin sengit. Orang Kandangan bertugas di bagian Bakalahi, orang Amuntai di bagian strategi, orang Bakumpai di bagian pertahanan, Tanjung di bagian kesehatan, Barabai di bagian logistik, dan gambut di bagian persenjataan. Ketika ditanya, bagian mana yang dipegang oleh Bubuhan, mereka menjawab tukang catat.

Anak siapa yang bisa menghitung, tapi guru mana yang bisa mendidik muridnya dengan baik? (anak Hadran)
Ulun Bu...
Ibu guru: Bujur lah, kamu bisa menghitung kan?
Utuh: Ya bu, ulun belajar dari abah.
Ibu guru: Coba panggil, imbah 3 berapa tuh?
Utuh: 4
Ibu guru: Bagus, imbah 6 berapa tuh?
Utuh: 7
Ibu guru: Imbah 9 berapa tuh?
Utuh: 10
Ibu guru: Nah, betul... abah kamu sudah melatih kamu dengan baik, imbah 10 berapa tuh?
Utuh: cek nduy king imbah tuh hanyar As bu...ae

Suatu hari Bandi bertanya kepada Ambri, "Bisakah saya makan rambutan?"
Ambri menjawab, "Boleh, asalkan Anda tidak marah."

Seorang pemuda pergi ke kantor POLISI untuk melaporkan seorang maling.
Pemuda: Maaf pak, saya ingin melaporkan seorang maling.
Polisi: Maaf, siapa Anda?
Pemuda: Tolong saya, ada yang ingin ditanya tentang si maling.
Polisi: Tapi jangan main-main!
Pemuda: Baik pak, saya akan menjaga diri.
Ketika menemukan si maling, pemuda itu berkata, "Saya tidak ingin melaporkan Anda ke polisi, tetapi jika Anda melewati gang itu lagi, saya tidak akan menahan diri untuk tidak melaporkan Anda."

Seorang pemuda dari desa sedang berdiri di tengah kerumunan, mencari nomor 4 digit, ketika tiba-tiba seseorang memberitahunya agar selalu berdiri tegak. Pemuda itu bingung, lalu orang tersebut memberitahunya untuk meletakkan uangnya, rumahnya, dan ikat pinggangnya. Setelah itu, dia diminta untuk melepas sandal, baju, dan membuang topinya. Akhirnya, pemuda itu diminta untuk memasukkan topi di kepala, dan dia pun langsung duduk dengan wajah pucat. Orang-orang bertanya, "Kenapa?" pemuda menjawab, "Kupiahnya terlipat di dalam topi."


 

0 comments: