Pernahkah Anda mendengar tentang konsep "Bumi Berongga"? Mungkin hanya sedikit orang yang mengetahuinya. Bumi Berongga adalah teori konspirasi yang menyatakan bahwa ada dunia lain di dalam bumi tempat kita tinggal. Dengan kata lain, ada kehidupan lain di dalam bumi yang kita tempati. Apakah Anda percaya dengan hal ini?
Beberapa orang meyakini bahwa ada dua jenis kehidupan di bumi ini. Pertama, kita sebagai makhluk yang tinggal di permukaan bumi, dan kedua, kehidupan di dalam bumi (Bumi Berongga). Mereka meyakini bahwa bumi sebenarnya berongga di dalamnya, memiliki matahari dan kehidupan sendiri, mirip dengan yang diceritakan dalam film Journey To The Center Of The Earth.
Mereka percaya bahwa di dalam rongga tersebut terdapat basis kehidupan lain atau tempat tinggal alien, serta basis dari pangkalan UFO atau dunia lain dengan peradaban tinggi yang telah ada sejak jutaan tahun yang lalu. Mungkin hal tersebut benar adanya.
Kepercayaan ini tidak tanpa alasan, ada beberapa fakta yang mendukung keberadaan Bumi Berongga. Salah satunya adalah teori Kutub Utara, yang mengatakan bahwa jalan menuju dunia dalam (Bumi Berongga) terdapat di kutub utara.
Beberapa legenda dan cerita dalam kitab suci juga menguatkan teori ini. Orang-orang Iran, Cina, Aztec, dan Eddaic memiliki legenda yang serupa tentang tempat tinggal dewa-dewa yang merupakan manusia pertama di bumi, yang berkembang biak hingga menjadi banyak. Lokasi tempat tersebut disebut "Pusat Bumi".
Dr. Fridtjof Nansen dan Kapten C.F. Hall adalah dua orang penjelajah yang juga mengaku telah masuk ke dalam Bumi Berongga. Mereka mengalami fenomena aneh seperti suhu hangat di kutub utara, angin panas dari utara, dan tapak kaki binatang yang tidak tinggal di kutub. Pengalaman mereka menimbulkan pertanyaan-pertanyaan menarik tentang keberadaan Bumi Berongga. Apakah memang ada dunia lain di dalam bumi yang kita tempati? Semuanya masih menjadi misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini.
Memang, jika kita melihat dari kesaksian dan pengakuan mereka, sepertinya sesaat kita percaya bahwa Hollow Earth itu ada, setidaknya ada keanehan/kejanggalan di daerah kutub.
Menurut seorang pelaut Norwegia bernama Olaf Jansen dalam bukunya "The Smoky God", ia menjelaskan bahwa Agartha adalah nama sebuah kota di dalam bumi yang kosong. Willis Emerson, seorang penulis yang juga menulis kisah perjalanan Jansen dalam buku "Agartha - Secrets of the Subterranean Cities", menjelaskan bagaimana sekoci Jansen berlayar melalui pintu masuk interior bumi di Kutub Utara. Selama dua tahun, ia tinggal bersama penduduk koloni Agharta. Dunia ini diterangi oleh matahari yang lebih berasap, yang disebutnya "smoky sun". "Shamballa" adalah pusat pemerintahan di Agharta.
Cukup aneh memang bagi kita para orang awam, seperti cerita yang dibuat-buat. Terlalu banyak pertanyaan yang membuat kita penasaran. Selama dua tahun tinggal di Agharta, Jansen mendapatkan banyak informasi yang mengejutkan. Menurut mereka, Agharta dulunya juga berada di permukaan bumi, namun karena perang dahsyat yang terjadi pada masa itu menenggelamkan mereka ke dalam bumi. Mereka mengaku Agharta adalah sisa-sisa peradaban Atlantis dan Lemuria.
Dahulu, Atlantis dan Lemuria adalah dua kota terbesar dan termaju. Kemudian kedua bangsa ini bertempur, berperang dahsyat. Perang Thermo Nuclear yang dilancarkan kedua bangsa menyebabkan keduanya hancur dan jatuh ke dalam bumi. Sisa-sisa pertempuran Atlantis dan Lemuria masih ada di permukaan, yaitu Gurun Sahara, Gurun Gobi, Bagian selatan Australia, dan Gurun di AS.
Selain itu, Jansen juga berhasil mengetahui terdapat beberapa titik yang dipercaya menghubungkan Agharta dengan permukaan. Beberapa titik tersebut adalah:
1. Gua Mommoth Kentucky, di selatan Kentucky, Amerika Serikat.
2. Gunung Shasta, California, Amerika Serikat - kota Agharthean diduga terhubung dari bawah gunung ini.
3. Manaus, Brazil.
4. Mato Grosso, Brasil - dipercaya kota Posid terletak di bawah dataran ini.
5. Iguacu Falls, perbatasan antara Brazil dan Argentina.
6. Gunung Epomeo, Italia.
7. Pegunungan Himalaya, Tibet - pintu masuk diduga dijaga oleh para rahib Hindu.
8. Mongolia - kota bawah tanah Shingwa diduga ada di bawah perbatasan Mongolia dan Cina.
9. Rama, India - di bawah permukaan kota ini memang terdapat kota bawah tanah yang sudah lama hilang bernama Rama.
10. Pyramid of Giza, Mesir.
11. King Solomon's Mines.
12. Kutub Utara dan Selatan, dan
13. Segitiga Bermuda.
Sejauh ini belum ada penyelidikan lebih lanjut di titik-titik yang disebutkan di atas. Yang anehnya lagi, banyak kesaksian penduduk sekitar yang sering melihat UFO di daerah yang disebutkan di atas. Apakah ada hubungannya? UFO dan Agharta?
Sebelumnya tokoh-tokoh ternama, seperti Plato, Galileo, Edmund Halley, dll, pernah membuat teori yang menyatakan adanya kemungkinan kehidupan di dunia bawah tanah (Hollow Earth) beserta dengan perhitungan dan pendapat mereka masing-masing.
Sebenarnya masih banyak legenda masyarakat yang berkaitan bahkan menyebutkan adanya kehidupan di dunia bawah (Hollow Earth), seperti Nagas-legenda dari India, dll.






0 comments:
Posting Komentar