Minggu, 26 April 2026

5 Fakta Kalimat yang Wajib Anda Tahu

Posted By: Aa channel media - April 26, 2026

Apa jadinya jika saat menulis kamu merasa kesulitan untuk menyusun kalimat demi kalimat, padahal sudah ada referensi yang tersedia? Rasanya pasti pusing dan kesal, bukan? Saya juga pernah mengalami hal yang sama ketika belajar menulis secara otodidak di semester dua kuliah. Selain merasa pusing, terkadang saya juga merasa frustasi hingga ingin menangis karena merasa menulis itu sangat sulit.

Namun, seiring berjalannya waktu, saya berhasil mengatasi kesulitan tersebut. Salah satu trik yang saya gunakan adalah dengan memahami unsur-unsur kalimat. Jika kamu tertarik untuk mencoba trik ini, berikut adalah lima unsur kalimat yang penting untuk kamu ketahui.

1. Subjek
Subjek merupakan bagian dari kalimat yang menunjukkan tentang apa yang dinyatakan oleh penulis. Subjek bisa berupa kata benda, frasa kata benda, atau kata kerja.
Contoh:

  • Rafi sedang membaca. (kata benda)
  • Pacar Rafi cantik. (frasa kata benda)
  • Memancing hobi Rafi. (kata kerja)

2. Predikat
Predikat merupakan bagian dari kalimat yang menunjukkan tentang apa yang dinyatakan oleh penulis tentang subjek. Predikat biasanya berupa kata kerja, frasa kata kerja, frasa numeral (bilangan), kata benda, frasa kata benda, frasa preposisi (kata depan), kata sifat, atau frasa kata sifat.
Contoh:

  • Jack makan. (kata kerja)
  • Jack sedang makan. (frasa kata kerja)
  • Adik Jack tiga orang. (frasa numeral)
  • Jack pengusaha. (kata benda)
  • Jack pengusaha properti. (frasa kata benda)
  • Jack ke kantor. (frasa preposisi)
  • Jack tampan (kata sifat)
  • Jack tampan sekali (frasa kata sifat)

3. Objek
Objek merupakan bagian dari kalimat yang melengkapi kata kerja. Objek bisa berupa kata benda atau frasa kata benda. Biasanya objek terletak setelah predikat kata kerja aktif transitif (-kan, -i, me-).
Contoh:

  • Jack mencintai Maya. (kata benda)
  • Jack telah memasukkan laptop barunya ke dalam tas itu. (frasa kata benda)
  • Jack memerankan Sang Kodok. (frasa kata benda)

4. Pelengkap
Pelengkap sering disamakan dengan objek, padahal sebenarnya berbeda. Pelengkap tidak dapat menjadi subjek jika kalimat dipasifkan. Pelengkap biasanya mengikuti predikat dengan imbuhan ber-, ter-, ber-an, ber-kan, dan kata-kata khusus (merupakan, berdasarkan, dan menjadi).
Contoh:

  • Jack bertubuh kekar.
  • Jack tersandung batu.
  • Jack bercucuran keringat.
  • Kamar Jack berhiaskan lampu warna-warni.
  • Jack merupakan warga negara Korea.
  • Keputusan Jack berdasarkan hukum.
  • Jack menjadi manajer.

5. Keterangan
Keterangan merupakan bagian dari kalimat yang digunakan untuk meluaskan atau membatasi makna subjek atau predikat.
Contoh:

Jack tinggal di Jakarta.
Setiap hari Sabtu Jack berwisata kuliner.

Ada dua ciri keterangan. Pertama, posisinya dapat dipindahkan ke awal, tengah, atau akhir kalimat.
Contoh:

  • Jack menonton berita politik dengan serius.
  • Jack dengan serius menonton berita politik.
  • Dengan serius Jack menonton berita politik.

Kedua, keterangan dapat berupa keterangan tambahan, keterangan pewatas, atau keterangan aposisi.
Contoh:

  • Jack, yang menjabat Direktur Keuangan PT Morat-Marit, adalah warga negara Korea. (konstruksi yang sebagai keterangan tambahan)
  • Jack yang menjabat Direktur Keuangan PT Morat-Marit adalah warga negara Korea. (konstruksi yang sebagai keterangan pewatas)
  • Jack, Direktur Keuangan PT Morat-Marit, adalah warga negara Korea. (Direktur Keuangan PT Morat-Marit sebagai keterangan aposisi)

Mengenal lima unsur kalimat di atas akan membantu kamu dalam menulis. Selanjutnya, latihan mengidentifikasi unsur-unsur tersebut pada kalimat-kalimat yang sudah ada (misalnya pada tulisan wartawan Kompas.com) akan semakin memperkaya pengetahuanmu. Dengan berlatih setiap hari, kamu akan semakin mahir dalam menyusun kalimat dengan lancar.

Unsur mana yang baru saja kamu pelajari?


 

0 comments: