Teman-teman yang terhormat, mungkin ada yang sudah familiar dengan perbedaan antara Intel Atom, Pentium, Dual Core, Core 2 Duo, Multi Core (Quad Core & Core 2 Quad), I3, I5, dan I7. Namun, banyak juga di antara kita yang masih belum mengerti dengan baik mengenai hal tersebut. Jangan khawatir, karena kali ini saya akan menjelaskan perbedaan antara Intel Atom, Pentium, Dual Core, Core 2 Duo, Multi Core (Quad Core & Core 2 Quad), I3, I5, dan I7. Semoga penjelasan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas bagi kita semua.
1. Intel Atom adalah prosesor ultra hemat energi terbaru dari Intel dengan kode produksi Diamondville. Prosesor ini sangat efisien, hanya membutuhkan daya 1-2,5 Watt, sekitar 3% dari daya Prosesor Intel Core 2 Duo. Meskipun demikian, Intel Atom mampu memberikan kinerja desktop PC X86 lengkap untuk fungsi multimedia, dilengkapi dengan dukungan Streaming SIMD Extensions 3 (SSE3). Dibuat dengan teknologi 45nm, dengan 47 juta transistor dan ukuran fisik yang sangat kecil, kurang dari 26mm persegi.
2. Pentium D adalah prosesor dual core pertama dari Intel yang menggunakan arsitektur NetBurst yang sama dengan Pentium 4. Kinerja Pentium D hampir dua kali lipat dari Pentium 4 dengan clock speed yang sama. Prosesor ini memiliki soket LGA775 dan menggunakan 2 chip processor dalam satu die. Namun, penggunaan processor kedua masih kurang maksimal. Pentium D memiliki daya yang besar dan toleransi suhu yang tinggi, namun kelemahannya adalah kurangnya pengecekan panas bagi inti kedua dari prosesor ini.
3. Pentium Dual Core adalah generasi pertama dari prosesor Intel dengan arsitektur Core, menggantikan arsitektur Pentium. Meskipun kinerjanya masih di bawah Core 2 Duo, Pentium Dual Core dapat memaksimalkan penggunaan core kedua dari prosesor. Prosesor ini dibuat dengan ukuran chip 90nm-65nm.
4. Intel Core 2 Duo merupakan bagian dari keluarga mikroprosesor Intel dan generasi kedua dari arsitektur Core. Core 2 Duo memiliki kecepatan latency yang lebih kecil dan memori cache yang dipasang per core, tetapi terhubung secara paralel. Diproduksi dengan fabrikasi 65nm, Core 2 Duo memiliki versi dengan 4 core (quad core), 6 MB L2 cache, dan 1333 MHz front side bus. Kinerja prosesor meningkat hingga 40% dan efisiensi daya hingga 40% dibandingkan generasi sebelumnya.
5.Quad Core adalah prosesor dengan empat inti, memiliki kecepatan yang sangat tinggi namun membutuhkan daya yang besar. Meskipun masih cukup baru dan belum banyak tersedia di pasaran, prosesor ini sudah cukup untuk membuka game seperti NFS Carbon dengan kecepatan 4 kali lipat dari prosesor 600MHz. Intinya, prosesor ini memiliki performa yang sangat baik namun dengan harga yang juga lebih mahal. Perbedaan antara Intel Core 2 Quad dan Core 2 Duo terletak pada jumlah inti yang digunakan, dimana Quad menggunakan 4 inti sedangkan Duo hanya 2 inti. Selain itu, terlihat juga dari kecepatan FSB nya dimana Core 2 Quad memiliki FSB hingga 1333MHz sementara Core 2 Duo hanya sampai 1066MHz. Jika masih bingung, Anda bisa membayangkan perbedaannya seperti antara Honda Supra Fit biasa dengan Honda Supra Fit 125cc, di mana Fit biasa adalah Core 2 Duo dan yang 125cc adalah Core 2 Quad, keduanya sama-sama dari seri Supra Fit namun yang 125cc memiliki kapasitas mesin yang lebih besar dan lebih handal untuk menangani kapasitas yang lebih besar.
Meskipun tidak dilengkapi dengan Turbo boost, Core i3 masih menunjukkan performa yang menarik. Dengan adanya Hyper-threading, kemampuannya dapat dimaksimalkan. VGA-nya juga lebih dapat diandalkan dibandingkan dengan VGA onboard sebelumnya. Jika anggaran terbatas namun Anda mencari performa terbaik dari Intel, Core i3 menjadi pilihan yang lebih unggul daripada Core2 Duo.
Notebook dengan prosesor Core i5 memiliki 2 inti prosesor (dual core), namun berkat Hyper-threading, ia bisa beroperasi seolah memiliki 4 inti prosesor. Turbo boost menjadi andalan dalam meningkatkan performa. VGA terintegrasi sudah cukup untuk memutar film HD 1080p dan bahkan Blu-Ray. Beberapa game 3D ringan juga bisa dimainkan. Jika Anda menginginkan performa tinggi dengan mobilitas yang baik, Core i5 adalah pilihan yang tepat dengan harga yang terjangkau.
Core i7 merupakan prosesor Arrandale (2 inti prosesor) dengan performa terbaik. Teknologi 32 nm membuatnya bekerja pada suhu yang relatif rendah. Dengan kecepatan tinggi, Hyper-threading, dan Turbo boost, Core i7 menawarkan performa yang sangat baik. Jika ditambah dengan VGA eksternal, notebook berbasis Core i7 M akan menjadi pilihan yang sangat baik untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi. Bahkan kemampuannya dapat bersaing dengan Core i7 QM, namun dengan harga yang lebih terjangkau.
Prosesor Core i7 QM adalah yang paling tangguh untuk notebook. Meskipun tidak dilengkapi dengan VGA, prosesor ini memiliki keunggulan dalam 4 inti (quad core), kecepatan tinggi, dan fitur Turbo Boost. Dengan 4 core dan hyper-threading, prosesor ini dapat terdeteksi oleh Windows seolah memiliki 8 inti prosesor! Bagi yang membutuhkan performa tertinggi pada notebook yang bahkan bisa bersaing dengan desktop, Core i7 QM adalah pilihannya. Biasanya, notebook dengan Core i7 dilengkapi dengan VGA khusus, sehingga cocok untuk gamer, pengguna aplikasi grafis seperti Adobe Photoshop dan 3ds Max, serta mereka yang menginginkan performa tinggi. Namun, tentu saja, performa tinggi ini juga diikuti dengan harga yang lebih tinggi.
Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan kita tentang berbagai jenis prosesor yang saat ini tersedia. Terima kasih.



0 comments:
Posting Komentar